Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Daftar Pelatih Eropa Musim 2025/2026 yang Kena PHK: Siapa Saja yang Tumbang?

Bhagas Dani Purwoko • Minggu, 15 Februari 2026 | 14:58 WIB

 

KENA PHK: Xabi Alonso sudah selesai melatih Real Madrid.
KENA PHK: Xabi Alonso sudah selesai melatih Real Madrid.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Sepak bola level elite kini menjadi ekosistem yang sangat kejam. Sebagai pundit, kami melihat bahwa kesabaran pemilik klub kini berada di titik nadir. Tekanan tinggi dan tuntutan hasil instan membuat satu rangkaian hasil buruk saja sudah cukup untuk mengakhiri karier seorang pelatih di sebuah klub besar.

Musim 2025/2026 menjadi bukti nyata betapa tidak amannya posisi manajer. Fenomena ini tidak hanya melanda klub semenjana, tetapi juga raksasa Benua Biru. Mari kami bedah daftar pelatih yang harus mengepak koper mereka lebih awal di lima liga top Eropa.

Dominasi "Pemecatan" di Premier League dan Bundesliga

Premier League kembali menjadi liga yang paling sering menelan korban. Kejutan terbesar datang dari Old Trafford saat Ruben Amorim harus mengakhiri masa tugasnya lebih cepat. Tak kalah mengejutkan, Thomas Frank harus angkat kaki dari Tottenham usai dikandaskan Newcastle, sementara Enzo Maresca gagal mempertahankan kursinya di Stamford Bridge.

Baca Juga: Prediksi Skor dan Lineup Brentford vs Arsenal di Premier League, Berikut Link Live Streaming

Di Bundesliga, nama besar seperti Erik ten Hag ternyata tidak kebal dari pemecatan atau pemutusan hubungan kerja (PHK) di Bayer Leverkusen. Setelah presentasi megah di pertengahan 2025, ia harus meninggalkan BayArena lebih awal karena performa tim yang dianggap tidak sesuai ekspektasi manajemen.

Daftar Lengkap Pelatih yang Lengser (Musim 2025/2026)

Berikut adalah rangkuman data yang kami kumpulkan dari lima liga besar Eropa:

1. Premier League (Inggris)

2. La Liga (Spanyol)

3. Serie A (Italia)

4. Bundesliga (Jerman)

5. Ligue 1 (Prancis)

Efek Domino Taktik dan Keuangan

Menurut analisis kami, gelombang pergantian ini sering kali dipicu oleh ketidaksabaran terhadap proses transisi taktik. Kasus di Marseille dengan De Zerbi atau Tottenham dengan Thomas Frank menunjukkan bahwa filosofi permainan yang indah tidak lagi cukup tanpa hasil di papan skor.

Baca Juga: Mbappe Angkat Suara Soal Xabi Alonso Usai Dipecat dari Real Madrid

Selain itu, perpindahan pelatih antar-liga juga semakin dinamis. Kami melihat kecenderungan klub-klub Bundesliga dan Premier League kini lebih berani mengambil risiko finansial demi mendapatkan nama besar, namun konsekuensinya adalah pemecatan yang jauh lebih cepat jika target Liga Champions tidak tercapai. (*)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#ligue 1 #Ruben Amorim #Musim 2025 2026 #serie a #laliga #phk #premier league #De Zerbi #erik ten hag #pecat #xabi alonso #pelatih eropa #bundesliga