Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Alhamdulillah Cair! Cek Saldo PKH & BPNT Februari 2026 Sekarang, Awas Dana Hangus Jika Telat Ditarik!

Bhagas Dani Purwoko • Senin, 9 Februari 2026 | 19:35 WIB

2.098 Lansia Penerima PKH Meninggal
2.098 Lansia Penerima PKH Meninggal

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Kabar yang paling dinanti oleh jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akhirnya tiba. Di bulan Februari 2026 ini, "hilal" pencairan bantuan sosial PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) Tahap 1 periode Januari-Maret mulai terlihat jelas.

Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kini menerapkan sistem yang lebih canggih menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Sebanyak 289 juta data individu telah dipetakan ke dalam 10 desil kesejahteraan untuk memastikan bantuan jatuh ke tangan yang tepat, memisahkan antara mereka yang benar-benar prasejahtera dengan yang sudah mandiri.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), saat kunjungannya ke Sidoarjo, Jawa Timur, menegaskan bahwa akurasi data adalah harga mati.

Baca Juga: Awas! Bantuan PKH dan BPNT 2026 Bisa Hangus Gara-Gara BPJS PBI Nonaktif, Segera Cek Statusmu!

"Saya mengajak Pak Bupati, camat dan kepala desa serta pendamping sosial di Kabupaten Sidoarjo untuk gandeng tangan menghadirkan data yang akurat. Istilah saya itu jihad untuk menghadirkan data yang akurat. Karena data ini sangat strategis dan penting sebagaimana arahan Bapak Presiden," tegas Gus Ipul, Jumat (6/2).

Update Penyaluran: Bank Mana yang Sudah Cair?

Bagi Anda pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), pantau terus saldo Anda karena pencairan dilakukan bertahap:

  1. Bank Syariah Indonesia (BSI): Terpantau paling cepat menyalurkan dana, khususnya untuk wilayah Aceh. KPM melaporkan saldo masuk mulai dari Rp600.000 (BPNT) hingga Rp750.000 (komponen kesehatan PKH).

  2. Bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri): Jangan khawatir! Status di sistem SIKS-NG saat ini mayoritas sudah SI (Standing Instruction). Artinya, surat perintah transfer sudah terbit. Saldo biasanya akan masuk rekening dalam 1-2 hari kerja setelah status ini muncul.

Peringatan Keras: Aturan "30 Hari" atau Dana Hangus!

Ini adalah informasi paling krusial. Berdasarkan surat edaran Kemensos per 5 Februari 2026, terdapat aturan main yang sangat ketat:

Baca Juga: Penyebab Bansos PKH dan BPNT Tidak Cair Lagi: Mengenal Aturan Baru DTSEN dan Sistem Dinamis 2026

Jika saldo KKS Anda masih kosong hingga minggu ini, ada kemungkinan Anda masuk dalam Batch Susulan (kuota 1,2 juta KPM). Segera hubungi pendamping sosial di desa/kelurahan masing-masing untuk cek status aktif kepesertaan Anda.

Fokus Wilayah Prioritas: Penanganan Pasca Bencana

Pemerintah juga memprioritaskan penyaluran bansos untuk wilayah Sumatera yang baru saja dilanda bencana hidrometeorologi parah per 1 Februari 2026. Bencana ini telah menelan korban jiwa hingga 1.204 orang dan memaksa 106.000 jiwa mengungsi.

Rincian Nominal Bansos Cair Februari 2026

Pastikan jumlah yang Anda terima sesuai dengan komponen berikut:

Baca Juga: Update Bansos: KPM PKH dan BPNT KKS Lama Siap-Siap Terima Saldo Susulan!

1. PKH Tahap 1 (Januari-Maret)

2. BPNT (Sembako) Meskipun nominal per bulan adalah Rp220.000, pencairan dilakukan rapel 3 bulan sekaligus. KPM akan menerima total dana tunai dikisaran Rp600.000 dalam sekali transfer.

3. Bansos Tambahan Selain uang tunai, penyaluran Beras 10kg dan Minyak Goreng (Minyakita 2 Liter) juga kembali dilanjutkan untuk menjaga stabilitas pangan keluarga.

Baca Juga: Panduan Lengkap Cek Bansos PKH dan BPNT 2025: Cara Mudah Cek Nama Penerima Manfaat dan Daftar DTSEN Pakai HP

Sudahkah Anda mengecek ke agen bank atau ATM terdekat hari ini? Jangan lupa, segera tarik dananya agar tidak hangus! (*)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#Bank Himbara #kpm #Pencairan #cek bansos #bansos pkh #DTSEN #kks #bpnt #kemensos