RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Kabar bahagia kembali menghampiri Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Hari ini, Kamis, 11 Desember 2025, terpantau adanya pencairan saldo Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 4 sebesar Rp 600.000 yang masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Fokus pencairan kali ini terpantau pada KKS yang diterbitkan oleh Bank Mandiri. Sejak tanggal 10 Desember kemarin hingga hari ini, proses penyaluran bantuan sosial reguler maupun tambahan terus dilakukan oleh pemerintah melalui bank penyalur.
Pencairan BPNT dan PKH Berlanjut di Bank Mandiri
"Jadi buat para KPM yang kartu KKS-nya diterbitkan dari Bank Mandiri, tidak ada salahnya untuk cek-cek lagi kartu KKS-nya, baik itu kartu KKS lama maupun kartu KKS baru," ujar sumber dari channel YouTube Diary Bansos.
Perlu dicatat bahwa pencairan ini ditujukan bagi KPM yang masuk dalam SK penetapan periode ini namun bantuannya belum tersalurkan sebelumnya.
Rincian Saldo yang Masuk: Ada yang Tembus Rp 1,6 Juta!
Berdasarkan laporan testimoni KPM, berikut adalah rincian saldo yang terpantau masuk di KKS Bank Mandiri:
1. Saldo Rp 600.000: Terpantau masuk pada 11 Desember 2025, kemungkinan besar merupakan alokasi BPNT Tahap 4 (Oktober-Desember).
2. Saldo Rp1.600.000: Laporan pada 10 Desember 2025 menunjukkan adanya KPM yang menerima akumulasi bantuan terdiri dari penebalan sembako Rp 400.000, ditambah BPNT Tahap 2 dan Tahap 3, sehingga totalnya mencapai Rp 1,6 juta.
Solusi Jika KKS Baru Terblokir
Bagi KPM pemegang KKS baru yang mendapati status 'kartu terblokir' saat mengecek di agen bank lain (misal KKS Mandiri dicek di BRILink), jangan panik. Hal ini kemungkinan terjadi karena kartu belum diaktivasi oleh bank penerbit.
Solusinya adalah segera datang ke kantor cabang bank penyalur (sesuai penerbit kartu) untuk melakukan pembukaan blokir dan aktivasi.
BLTS Kesra Rp 900.000 Gelombang 2 Segera Cair
Selain BPNT, kabar baik juga datang untuk bantuan BLTS Kesra (Bantuan Langsung Tunai Sejahtera) sebesar Rp 900.000. Bantuan ini dipastikan akan dicairkan kembali untuk gelombang kedua.
Baca Juga: Alhamdulillah! Saldo Bansos PKH dan BPNT Cair Dobel di KKS Bank Mandiri
Saat ini, proses yang sedang berjalan adalah verifikasi kelayakan bagi calon penerima usulan pengganti. Proses ini dilakukan melalui sistem SIKS-NG oleh pendamping sosial atau operator desa.
Pemerintah pusat menginformasikan bahwa dari target 35 juta penerima, baru 28 juta KPM yang telah tersalurkan. Artinya, masih ada kuota sekitar 7 juta KPM yang akan menerima pencairan BLTS Kesra di gelombang kedua ini setelah proses verifikasi selesai.
Bagi KPM yang merasa berhak, disarankan untuk terus memantau status kepesertaan melalui pendamping sosial atau operator desa masing-masing. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko