RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Santer beredar berita soal jadwal pendaftaran rekrutmen CPNS 2026 dibuka sekaligus jumlah formasi CPNS 2026. Padahal tidak ada pengumuman resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB).
Hoax Formasi dan Pendaftaran Rekrutmen CPNS 2026 Dibuka!
Berdasar pantauan Jawa Pos Radar Bojonegoro, berita yang beredar merupakan konten buatan artificial intelligence (AI). Jadi, bisa disebut sebagai berita hoax.
Karena memang kondisi saat ini sedang sulit mencari pekerjaan. Sehingga, publik sangat berharap pada rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2026 benar-benar dibuka.
Sehingga, dimanfaatkan oleh oknum-oknum media untuk meraup traffic. Karena para pencari kerja dan calon abdi negara kini aktif memburu informasi, mulai dari perkiraan formasi yang akan dibuka hingga detail persyaratan pendaftaran rekrutmen CPNS 2026.
Karena itu, pemerintah melalui BKN dan KemenPAN RB merasa perlu untuk turun tangan meluruskan berbagai isu yang beredar.
Khususnya, jadwal pendaftaran serta jumlah formasi CPNS 2026 yang disebar tanpa ada keterangan resmi dari pihak BKN maupun KemenPAN RB.
BKN Buka Suara: "Rekrutmen CPNS 2026 Masih Belum Final, Tunggu Pengumuman Resmi"
Menanggapi pertanyaan publik yang kian deras, Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh memberikan pernyataan terbaru. Menurutnya, kepastian mengenai CPNS 2026 hingga saat ini masih belum final.
Pihak BKN masih dalam proses krusial melakukan koordinasi intensif dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait.
“Kami sedang berkoordinasi dengan kementerian atau lembaga terkait (KemenPANRB),” ujar Zudan saat dihubungi pada Senin, (6/10/2025).
Pernyataan ini secara jelas mengindikasikan bahwa proses pembahasan mengenai kebutuhan formasi dan mekanisme teknis rekrutmen masih berlangsung. Terkait jadwal pendaftaran CPNS 2026, Zudan menegaskan, bahwa BKN belum dapat memberikan kepastian tanggal.
Ia mengimbau masyarakat untuk lebih bersabar dan hanya memercayai informasi yang valid. “Tunggu pengumuman (informasi) resmi dari pemerintah ya,” tegasnya.
Fokus Utama Pemerintah: Tuntaskan Dulu Pelantikan Formasi CPNS 2024
Penting untuk dipahami bahwa prioritas utama pemerintah saat ini adalah menuntaskan seluruh rangkaian seleksi CPNS 2024.
Proses rekrutmen tahun 2024, yang dibuka dengan total 250.407 formasi di 69 instansi pusat dan 478 instansi daerah, merupakan mandat besar yang harus diselesaikan terlebih dahulu.
Energi dan sumber daya pemerintah tercurah penuh untuk memastikan proses seleksi CPNS 2024 berjalan lancar dan transparan hingga tuntas.
Zudan Arif Fakrulloh bahkan menyatakan, bahwa setelah seluruh rangkaian rekrutmen CASN 2024 ini rampung, pemerintah baru akan mulai membahas kemungkinan seleksi di tahun berikutnya.
Seleksi tersebut, lanjutnya, bisa jadi baru akan dibuka pada 2026 atau 2027, tergantung kebutuhan riil di setiap instansi.
KemenPAN RB: Waspada Hoax dan Penipuan!
Peringatan senada juga datang dari KemenPAN RB. Kepala Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik KemenPAN RB Mohammad Averrouce menekankan pentingnya kehati-hatian masyarakat dalam menerima informasi.
Isu seputar CPNS sangat rentan dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan.
Averrouce menjelaskan, bahwa pengadaan CPNS adalah sebuah kebijakan yang kompleks dan tidak bisa diputuskan secara sepihak.
Proses ini memerlukan kajian mendalam yang mencakup berbagai aspek krusial, seperti ketersediaan anggaran negara, kesiapan pemerintah daerah, dan kebutuhan formasi di setiap instansi.
Juga sempat beredar rumor jumlah formasi rekrutmen CPNS 2026 sebanyak 400 ribu formasi. Juga dirumorkan jadwal pendaftaran rekrutmen CPNS 2026 pada April 2026 atau September 2026.
Deputi SDM Aparatur KemenPAN-RB, Alex Denni menegaskan, bahwa kabar 400 ribu formasi pada seleksi rekrutmen CPNS 2026 tidak berdasar.
Menurutnya, pemerintah saat ini masih fokus menyelesaikan seleksi CASN 2024, termasuk penanganan tenaga non-ASN.
“Sampai Oktober 2025 kami masih menyelesaikan persoalan tenaga non-ASN. Kebutuhan CASN tahun 2024 saja sudah mencapai 1,26 juta formasi, jumlah terbesar dalam sepuluh tahun terakhir,” jelas Alex Deni.
MenteriPAN RB Rini Widyantini juga menegaskan hingga kini pemerintah belum menetapkan rencana pembukaan CPNS 2025.
Menurut Rini, pihaknya masih menunggu instruksi Presiden Prabowo Subianto. Saat ini, pemerintah lebih dulu menyelesaikan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024 yang jumlah formasinya terbilang sangat besar.
“Belum ada arahan (Presiden) karena kita masih menyelesaikan yang kemarin saja belum selesai, wah itu banyak sekali,” kata Rini di Kantor Peruri, Jakarta, Rabu (10/9/2025).
Ia menjelaskan lamanya proses PPPK 2024 disebabkan oleh tingginya jumlah peserta serta formasi yang tersedia.
Rekrutmen tersebut bahkan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Karena kemarin itu formasi paling banyak sepanjang sejarah, waktu zamannya pemerintahan sebelumnya. Jadi sekarang saya masih menyelesaikan yang kemarin itu karena banyak sekali,” ujarnya. (bgs)
Editor : Bhagas Dani Purwoko