Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Video Sri Mulyani Sebut Guru Beban Negara Adalah Hoaks, Ternyata Hasil Deepfake

Hakam Alghivari • Rabu, 20 Agustus 2025 | 18:06 WIB
Istana meluruskan informasi terakit pengunduran diri Sri Mulyani tidak benar
Istana meluruskan informasi terakit pengunduran diri Sri Mulyani tidak benar

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Jagat maya belakangan dihebohkan oleh potongan video Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang terlihat seolah-olah menyebut guru sebagai beban negara.

Video singkat tersebut cepat menyebar, memicu reaksi keras dari warganet hingga ikut dikutip sejumlah media. Ramai komentar netizen yang menyoroti ucapan dalam video itu, bahkan menuding pemerintah tidak menghargai profesi guru.

Polemik makin panas di media sosial. Topik "guru beban negara" pun sempat menjadi bahan perbincangan luas. Banyak pihak mendesak agar Sri Mulyani segera memberikan penjelasan.

Menanggapi derasnya sorotan, Sri Mulyani akhirnya buka suara. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Selasa (19/8), ia menegaskan bahwa potongan video tersebut adalah hoaks hasil rekayasa digital alias deepfake.

"Potongan video yang beredar yang menampilkan seolah-olah saya menyatakan guru sebagai beban negara adalah HOAX. Faktanya, saya tidak pernah menyatakan bahwa guru sebagai beban negara," tulis Sri Mulyani.

Ia menjelaskan, video itu berasal dari pidatonya dalam Forum Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di ITB pada 7 Agustus lalu, namun dipotong tidak utuh dan kemudian direkayasa.

Menurut Sri Mulyani, justru dalam forum tersebut ia menekankan pentingnya peran guru dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

"Marilah kita bijak dalam bermedia sosial," pungkasnya. (kam) 

Editor : Hakam Alghivari
#sri mulyani #klarifikasi #guru beban negara #deepfake #hoaks