25 Tahun Tidak Terisi, Presiden Prabowo Lantik Jenderal Tandyo Budi Revita Jabat Wakil Panglima TNI

Yuan Edo Ramadhana • Dipublikasikan Senin, 11 Agustus 2025 | 00:26 WIB
(Dok. YouTube Sekretariat Negara)
(Dok. YouTube Sekretariat Negara)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Presiden RI Prabowo Subianto mengaktifkan kembali jabatan Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), yang telah 25 tahun tidak terisi pada Minggu (10/8). Presiden Prabowo menunjuk Letjen TNI Tandyo Budi Revita mengisi jabatan tersebut pada pelantikan yang digelar di di Lapangan Suparlan Pusdiklatpassus Batujajar, Bandung.

Jabatan Wakil Panglima TNI terakhir kali dipegang oleh Jenderal (Purn) Fachrul Razi untuk periode 1999-2000. Namun kemudian jabatan ini dihapus oleh Presiden Abdurrachman Wahid, atau lebih dikenal sebagai Gus Dur.

Secara hukum, sebelumnya jabatan wakil Panglima TNI sudah agak lama diaktifkan kembali, melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2019 yang ditandatangani oleh Presiden RI sebelumnya, Joko Widodo. Perpres tersebut mengatur definisi dan tupoksi Wakil Panglima TNI, selaku pendamping Panglima TNI dan Pembina Kekuatan TNI.

Kemudian peraturan ini diperkuat kembali oleh Perpres Nomor 84 Tahun 2025, yang mengatur agar Wakil Panglima TNI dijabat oleh perwira tinggi berpangkat jenderal penuh. Karena ini, bersamaan dengan pengangkatan sebagai Wakil Panglima, Letjen Tandyo juga menerima kenaikan pangkat menjadi seorang Jenderal.

Jenderal Tandyo diketahui merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1991. Sebelum menjabat Wakil Panglima TNI dan naik pangkat, perwira asal Solo tersebut bertugas sebagai Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat periode 2024-2025 dengan pangkat Letjen.

Jenderal Tandyo juga akrab dengan struktur staf pertahanan RI di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, semasa Prabowo masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Jenderal Tandyo menjabat sebagai Direktur Bela Negara Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan periode 2018-2019, Direktur Kerah Pengamanan Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan periode 2019-2021, dan Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kemenhan periode 2021-2023.

Di luar karir miiliter, Jenderal Tandyo juga menerbitkan sebuah buku berjudul ‘Jejak Petarung dari Pajang: Jati Diri, Kepemimpinan dan Pengabdian’. Selain berfungsi sebagai autobiografi, buku tersebut juga memaparkan pandangan Jenderal Tandyo terhadap profesionalisme militer dan tantangan TNI menghadapi masa depan. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
Tandyo Budi Revita kemenhan Presiden RI Tentara Nasional Indonesia jenderal bandung prabowo subianto presiden wakil panglima tni tni pertahanan Panglima TNI prabowo