Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Tata Cara dan Niat Salat Idul Adha 2025: Lengkap untuk Imam, Makmum, dan Salat Sendiri

Hakam Alghivari • Selasa, 3 Juni 2025 | 22:01 WIB
Tata cara salat idul adha yang sering dilupakan.
Tata cara salat idul adha yang sering dilupakan.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Idul Adha adalah salah satu hari raya besar umat Islam yang jatuh pada 10 Dzulhijjah. Selain menyembelih hewan kurban, umat Muslim juga dianjurkan menunaikan salat Idul Adha di pagi hari sebelum proses penyembelihan dimulai. Salat ini termasuk sunah muakkad dan hanya dilakukan setahun sekali.

Namun, tak sedikit yang masih bingung bagaimana niat salat Idul Adha dan bagaimana tata cara salat Idul Adha yang sesuai dengan sunnah. Berikut panduan lengkap dan mudah dipahami, baik untuk yang menjadi imam, makmum, atau salat sendiri di rumah.

Hukum dan Waktu Pelaksanaan Salat Idul Adha

Dalam mazhab Syafi'i, salat Idul Adha dihukumi sunah muakkad (sangat dianjurkan). Salat ini dilaksanakan pada pagi hari 10 Dzulhijjah, dimulai setelah matahari terbit (sekitar pukul 06.00 waktu lokal) hingga menjelang masuk waktu Zuhur.

Berbeda dari salat lima waktu, salat Idul Adha tidak diawali azan maupun iqamah. Umat Islam biasanya melaksanakannya secara berjamaah di lapangan terbuka atau masjid besar. Bila tidak memungkinkan hadir ke tempat umum, salat bisa dilakukan sendiri di rumah sebagaimana fatwa dari MUI, NU, dan Muhammadiyah.

Bacaan Niat Salat Idul Adha

Berikut ini adalah bacaan niat salat Idul Adha, tergantung pada posisi masing-masing saat salat:

1. Sebagai Imam:

أُصَلِّيْ سُنَّةً لِعِيْدِ الأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatal ‘iidil adhaa rak’ataini imâman lillâhi ta’âlâ

2. Sebagai Makmum:

أُصَلِّيْ سُنَّةً لِعِيْدِ الأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatal ‘iidil adhaa rak’ataini ma’mûman lillâhi ta’âlâ

3. Salat Sendiri di Rumah:

أُصَلِّيْ سُنَّةً لِعِيْدِ الأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatal ‘iidil adhaa rak’ataini lillâhi ta’âlâ

Tata Cara Salat Idul Adha Lengkap

Salat Idul Adha dilakukan dua rakaat, namun memiliki tambahan takbir (takbir zawaid) yang membedakannya dari salat biasa.

Rakaat Pertama:

1. Membaca niat

2. Takbiratul ihram

3. Membaca takbir tambahan sebanyak 7 kali

4. Di antara takbir, dianjurkan membaca dzikir:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Subhânallâh, walhamdulillâh, wa lâ ilâha illallâh, wallâhu akbar

5. Membaca Surah Al-Fatihah dan surah pendek (disunnahkan Surah Qaf atau Al-A'la)

6. Rukuk, sujud, dan gerakan salat seperti biasa

Rakaat Kedua:

1. Berdiri dari sujud

2. Membaca takbir tambahan sebanyak 5 kali

3. Di sela takbir, membaca dzikir seperti sebelumnya

4. Membaca Al-Fatihah dan surah pendek (disunnahkan Surah Al-Ghasyiyah atau Al-Qamar)

5. Rukuk, sujud, tahiyat akhir, dan salam. 

Khutbah Setelah Salat Idul Adha

Setelah salat selesai, imam menyampaikan khutbah Idul Adha. Isinya mengangkat kisah keteladanan Nabi Ibrahim AS, keikhlasan Nabi Ismail AS, dan pentingnya berbagi melalui ibadah kurban. Namun, bila salat dilakukan sendiri, khutbah tidak diwajibkan.

Sunah Sebelum Salat Idul Adha

Agar lebih afdhal, berikut sunah-sunah yang dianjurkan sebelum salat:

Mandi dan memakai pakaian terbaik

Tidak makan sebelum salat (berbeda dengan Idul Fitri)

Bertakbir sejak malam 9 Dzulhijjah hingga 13 Dzulhijjah

Berangkat ke tempat salat dengan berjalan kaki bila memungkinkan

(kam) 

Editor : Hakam Alghivari
#Hukum #Tata Cara Sholat Idul Adha #Sholat Idul Adha #sunnah