RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Menjelang Hari Raya Idul Adha, umat Islam disunnahkan untuk melaksanakan dua puasa yang sangat dianjurkan, yakni puasa Tarwiyah pada tanggal 8 Dzulhijjah dan puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah. Lantas, kapan tanggal 8 Dzulhijjah dan tanggal 9 Dzulhijjah 2025?
Kedua puasa sunnah ini memiliki keutamaan besar dalam ajaran Islam serta menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dalam beberapa riwayat pun dijelaskan betapa mulianya pada dua hari sebelum Idul Adha tersebut.
Berikut ini niat Puasa Sunnah Tarwiyah dan Arafah. Sebagaimana puasa sunnah lainnya, niat dilakukan pada malam hari sebelum puasa, mulai dari waktu maghrib hingga sebelum fajar.
1. Lafal Niat Puasa Tarwiyah (Malam Hari)
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta‘âlâ
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta’âlâ.”
2. Lafal Niat Puasa Arafah (Malam Hari)
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta’âlâ
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta’âlâ.”
jika seseorang lupa niat di malam hari, diperbolehkan berniat di pagi hari hingga sebelum tergelincir matahari (masuk waktu zuhur), selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.
Lafal Niat Puasa Siang Hari (Jika Lupa di Malam Hari)
1. Puasa Tarwiyah (Siang Hari):
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i tarwiyata sunnatan lillâhi ta’âlâ
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah hari ini karena Allah ta’âlâ.”
2. Puasa Arafah (Siang Hari):
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i arafata sunnatan lillâhi ta’âlâ
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah hari ini karena Allah ta’âlâ.”
(kam)
Editor : Hakam Alghivari