Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Jual Pecel Campur Lodeh Mampu Bertahan Hingga 40 Tahun

Bachtiar Febrianto • Sabtu, 2 Oktober 2021 | 16:51 WIB
Jual Pecel Campur Lodeh Mampu Bertahan Hingga 40 Tahun
Jual Pecel Campur Lodeh Mampu Bertahan Hingga 40 Tahun

Radar Lamongan – Yu Rah. Begitu orang – orang sering memanggil perempuan 70 tahun itu, yang berjualan nasi campur di pinggir Jalan Pendidikan Babat. Nasi campur buatan perempuan yang berjualan sejak 40 tahun lalu itu, bukan seperti nasi campur pada umumnya dengan kekhasan serundeng dan kering tempe.


Yu Rah menamai nasi campur karena bumbu pecelnya dicampur sayur lodeh dan beberapa ikan. ‘’Sayur lodeh dan semua lauk dimasukkan,’’ ujarnya. Nama Yu Rah memang tak asing bagi warga yang sering lewat di Jalan Pendidikan.


Dia berjualan dari awalnya di ujung timur jalan, pindah ke tengah, hingga sekarang di ujung barat. Yu Rah berjualan sejak 1981 dengan menu awal nasi pecel seharga Rp 250. Setahun kemudian, dia mulai menjual nasi pecel dicampur lodeh, ikan pindang atau ikan Pe, serta diberi urap – urap.


‘’Ya kan menunya banyak, dijadikan satu akhirnya banyak yang menamakan nasi campur,’’ ujarnya. ‘’Satu porsi seharga Rp 10 ribu, sudah mendapatkan ikan lengkap,’’ imbuhnya. Yu Rah berjualan mulai pukul 08.00 hingga siang.


Sebelum masa pandemi, setiap hari dia menghabiskan 10 kg beras. Kini, maksimal Yu Rah hanya menghabiskan 6 kg beras. Nasi campur itu dibungkus daun pisang. Makannya juga menggunakan daun pisang yang dilengkukkan. Bagi yang tidak terbiasa, maka ‘’sendok’’ itu bakal cepat sobek dan susah digunakan lagi. 

Editor : Bachtiar Febrianto
#berita lamongan #berita daerah #lamongan #info lamongan