Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Jalan Kartini Dibuat Satu Arah, Masih Banyak Pengendara Melanggar

Indra Gunawan • Jumat, 6 Agustus 2021 | 23:30 WIB
Jalan Kartini Dibuat Satu Arah, Masih Banyak Pengendara Melanggar
Jalan Kartini Dibuat Satu Arah, Masih Banyak Pengendara Melanggar

Radar Bojonegoro - Pemberlakuan jalur satu di Jalan Kartini belum maksimal. Masih banyak pengendara roda dua (R-2) maupun roda empat (R-4) melanggar melintas jalur sentra pedagang kaki lima (PKL) tersebut.


Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro belum melakukan penindakan sanksi. Karena memang masih tahap sosialisasi selama tiga bulan. Penerapan jalur satu arah dimulai sejak pertengahan Juli lalu.


Kabid Lalu Lintas (Lalin) Dishub Bojonegoro Eko Edy Isna ryanto mengatakan, memang masih banyak pelanggar jalur satu arah di Jalan Kartini. Menurutnya hal tersebut wajar, karena hingga kini pihaknya masih tahap sosialisasi. Sehingga ketika ada pelanggar, penindakannya pun persuasif.


“Semisal ada pengendara R-2 atau R-4 sudah telanjur masuk Jalan Kartini dari utara, petugas yang jaga akan memberhentikan. Menginformasikan terkait aturan jalur satu arah, dan meminta pengendara putar balik,” jelas Didik sapaan akrabnya.


Dia memperkirakan tahap sosialisasi jalur satu arah itu selesai pada September mendatang. Selanjutnya jika ada pelanggaran, akan ditindak oleh Satlantas Polres Bojonegoro sesuai dengan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ).


Terkait sosialisasi, petugas dishub tidak rutin berjaga setiap hari. Namun, juru parkir di jalan dijadikan sentra kuliner PKL itu diberdayakan turut sosialisasi kepada para pengendara R-2 dan R-4.


“Kami optimalkan petugas dishub serta juru parkir di Jalan Kartini. Nantinya, sosialisasi juga akan dibantu oleh personel dari Satlantas Polres Bojonegoro,” ujarnya.


Perlu diketahui, alasan diubahnya Jalan Kartini menjadi jalur satu arah karena dinilai sering terjadi kemacetan. Lebar jalan sempit dan sisi timur jalan sudah berjejer puluhan PKL. Sehingga, seringkali ketika ada dua mobil berlawanan arah kesulitan berpapasan. Akhirnya, forum LLAJ menyepakati penerapan jalan satu arah di Jalan Kartini, yakni dari utara ke selatan. “Rambu larangan parkir juga dipasang sisi timur Jalan Kartini,” pungkasnya.

Editor : Indra Gunawan
#bojonegoro