Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Pemkab Anggarkan Beli Sapi Kurban Rp 120 Juta

Indra Gunawan • Jumat, 9 Juli 2021 | 18:30 WIB
Pemkab Anggarkan Beli Sapi Kurban Rp 120 Juta
Pemkab Anggarkan Beli Sapi Kurban Rp 120 Juta

Radar Bojonegoro - Anggaran pembelian sapi kurban sebesar Rp 120 juta. Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Bojonegoro memastikan anggaran itu akan digunakan untuk pengadaan tiga ekor sapi. Pengadaan akan dilakukan minggu depan. ‘’Saat ini kami masih persiapan,’’ kata Kabag Kesra Sahari.


Saat ini, pihaknya masih melakukan survei harga di pasaran. Sehingga, bisa diketahui harga sesuai dengan kualitas yang dibutuhkan. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp 120 juta. Jumlah itu akan digunakan untuk membeli tiga ekor sapi. Sehingga, masing-masing harganya sekitar Rp 40 juta. ‘’Sapinya perkiraan jenisnya limosin,’’ ujar Sahari.


Pengadaan sapi itu akan dilakukan dengan metode pengadaan langsung. Namun, prosesnya diserahkan ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Bojonegoro. Sehingga, bisa didapatkan sapi dengan kualitas sesuai.


‘’Nantinya juga akan dicari penyedia yang berani dengan harga lebih murah. Spesifikasinya tetap sama,’’ ujar mantan sekretaris dinas pemuda dan olahraga itu. Namun, Sahari belum mengetahui lokasi hewan kurban tersebut akan dikurbankan. Tahun lalu pemkab memberikan sapisapi itu ke masjid di kecamatan.


Sementara itu, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bojonegoro meminta masyarakat membeli hewan kurban langsung dari peternak lokal. Itu untuk membantu memudahkan peternak lokal menjual hewan ternaknya.


Selain itu, ternak lokal lebih terjamin kualitas dan kesehatannya. ‘’Masyarakat tidak perlu jauhjauh mencari hewan kurban karena banyak peternak lokal Bojonegoro,” kata Kabid Kesehatan dan Ternak Disnakkan Sugiharti Sri Rahayu.


Pada masa PPKM ini, lanjut dia, masyarakat harus saling membantu. Salah satunya membeli hewan kurban lokal. Sehingga, perekonomian masih tetap berjalan. Serta, kesehatan hewan dari lokal lebih terjaga. “Tentunya pembelian ternak lokal lebih terjamin kualitas dan status kesehatannya,” ujarnya.

Editor : Indra Gunawan
#bojonegoro