Radar Lamongan – Seorang remaja bernama Aprilia asal Desa Plosowahyu Kecamatan Lamongan tewas mengenaskan kemarin siang (20/9). Perempuan 22 tahun itu meninggal dunia dengan luka patah tulang pada kaki dan tangan serta bagian kepala karena tertabrak kereta api (KA) di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Plosowahyu.
‘’Kemungkinan besar korban ini hendak menyeberang rel, sehingga tertabrak kereta api,’’ kata Kapolsek Lamongan, Kompol Budi Santoso Dia mengungkapkan, menurut keterangan saksi bernama Rudi, seorang pekerja jalan di sekitar lokasi kejadian. Saat sedang bekerja di selatan rel kereta api, dia mendengar ada KA barang dari arah timur dengan kecepatan tinggi.
KA tersebut membunyikan klakson beberapa kali dengan keras. Saksi tersebut kemudian berusaha mencari tahu. Ternyata, sekitar 20 meter dari tempatnya bekerja ada orang tergeletak yang diduga kuat habis tertabrak KA.
‘’Koraban tergeletak di pinggir rel kereta api,’’ ucapnya. Saksi tersebut dengan warga sekitar kemudian berusaha menolong korban. Ternyata korban sudah meninggal dunia. Diketahui korban merupakan warga setempat. ‘’Kami imbau masyarakat harus selalu berhatihati saat akan melintas rel KA,’’ tuturnya.
Editor : Indra Gunawan