Radar Bojonegoro - Bangunan RSUD lama di Jalan dr Wahidin mulai dibongkar kemarin pagi (24/7). Pembongkaran masih manual karena masih terdapat arsip dan dokumen. Arsip dan beberapa dokumen akan dipindah ke RSUD baru di Jalan Veteran.
Tampak puluhan pekerja terlihat sibuk. Dengan dibantu security, tumpukan data dan arsip dibawa keluar dinaikkan truk dan pikap. Begitu juga puluhan ranjang dan kasur lipat yang masih bisa digunakan turut diangkut. Sementara itu, puluhan pekerja lainnya menggempur dinding tembok di bangunan depan berlantai dua.
Beberapa truk tampak berada di halaman dengan tumpukan barang hingga penuh. Sejak RSUD pindah ke Jalan Veteran, bangunan RSUD di Jalan Wahidin ini mangkrak. Salah seorang pekerja mengatakan, rencananya bangunan depan dua lantai itu akan dibongkar dulu. Berikutnya diteruskan bangunan di belakangnya.
Diberitakan sebelumnya, gedung eks RSUD itu rencananya akan dibangun kantor dua organisasi perangkat daerah (OPD). Yakni, dinas lingkungan hidup (DLH) dan Badan Perta nahan Nasional (BPN). Kabid Tata Gedung Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya (DPKCK) Benny Kurniawan mengatakan, awalnya gedung RSUD lama itu akan dibangun untuk kantor empat OPD.
Namun, realisasi anggaran tahun ini hanya memungkinkan membangun dua kantor OPD saja. Hal itu karena adanya pemangkasan anggaran untuk penanganan Covid-19. Anggaran pembangunan kantor DLH adalah Rp 10 miliar. Sedangkan pembangunan kantor BPN mencapai Rp 12 miliar.
Editor : Indra Gunawan