Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Evaluasi Kecelakaan Beruntun, Truk Molen Perlu Diatur

Indra Gunawan • Jumat, 10 Juli 2020 | 18:30 WIB
Evaluasi Kecelakaan Beruntun, Truk Molen Perlu Diatur
Evaluasi Kecelakaan Beruntun, Truk Molen Perlu Diatur

Radar Bojonegoro - Hilir mudik truk molen di jalanan harus diimbangi adanya pencegahan antisipasi kecelakaan. Sebab, mobilitas truk mengangkut material cor untuk proyek jalan ini cukup masif. Mulai pagi hingga malam.


Diperlukan pengaturan sebagai kewaspadaan, terutama jam-jam padat ketika warga berangkat dan pulang bekerja. Desakan itu setelah terjadi kecelakaan dua hari berturut turut.


Terutama Selasa (7/7) lalu truk molen menyeruduk pengendara motor berboncengan di Jalan Bojonegoro-Babat, persisnya tak jauh dari Polsek Kapas.


Dua korban remaja asal Desa Pejok, Kecamatan Kepohbaru, tewas di lokasi. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.00 ketika jalanan padat warga pulang bekerja.


Besoknya (8/7) kecelakaan di Jalan Bojonegoro-Cepu, persisnya di Desa Pungpungan, Kecamatan Kalitidu. Seorang pengendara motor bertabrakan dengan truk tronton berhenti mendadak.


Pengendara motor asal Desa Bakalan, Kecamatan Kapas, tewas di lokasi. Kecelakaan sekitar pukul 06.15 seiring jam berangkat bekerja.


Anggota Komisi D DPRD Bojonegoro Wahyuni Susilowati mengaku prihatin adanya laka lantas merenggut korban jiwa dalam dua hari berturut-turut.


Menurutnya, upaya menekan angka laka lantas memang kompleks. Butuh kesadaran seluruh pihak yakni pengguna jalan dan dinas perhubungan (dishub) serta satlantas dalam mengatur arus lalu lintas.


Ia menyadari salah satu faktor meningkatnya jumlah kendaraan besar di jalan Bojonegoro akibat banyaknya proyek jalan sekaligus proyek migas. Sehingga, perlu dibicarakan bersama mengatur arus lalu lintasnya.


Politikus Golkar ini berencana akan hearing dengan dinas terkait guna mendiskusikan hal tersebut. “Angka kecelakaan seharusnya mampu diminimalisasi lagi. Setidaknya tidak ada korban jiwa,” ujar Susi sapaan akrabnya.


Menurut Kasatlantas Polres Bojonegoro AKP Amirul Hakim, bahwa kedua laka lantas menelan korban jiwa masih dalam proses pemeriksaan.


Dikonfirmasi Rabu (8/7), ia memastikan belum ada penetapan tersangka. Pihaknya masih melengkapi administrasi pemeriksaan sekaligus memeriksa para saksi. Begitu pula masih perlu dilakukan olah TKP.


“Pasti nanti ada tersangkanya. Kami dalami dulu proses pemeriksaannya, siapa yang lalai dalam laka lantas tersebut,” tuturnya.


Pihaknya mengimbau agar seluruh pengguna jalan lebih berhati-hati lagi. Peraturan lalu lintas harus selalu dipatuhi. Karena penyebab laka lantas berawal dari pelanggaran.


Selain itu, apabila mengantuk atau lelah sebaiknya beristirahat sejenak di tempat yang aman. Khusus truk jangan parkir pinggir jalan sembarangan, cari tempat pemberhentian yang aman.


Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Ipda Luluk Sulistiono menambahkan, pihaknya mengupayakan berpatroli di titik-titik rawan kecelakaan dan jam-jam padat.


Mengimbau para pengusaha agar mampu mengatur jadwal distribusi material tidak saat jam padat. Sebab, di Bojonegoro sedang banyak proyek kontruksi yang sedang berlangsung.


“Tetapi tidak menutup kemungkinan laka lantas tetap bisa saja terjadi. Karena ada banyak faktor penyebab kecelakaan, yakni faktor alam, human error, dan kondisi jalan,” tuturnya.


Kepala Dishub Andik Sudjarwo menegaskan agar seluruh kendaraan baik besar maupun kecil bisa saling menghormati. Pihaknya fokus pada uji kelayakan seluruh kendaraan-kendaraan muatan barang maupun orang. Ketika sudah di jalan raya menjadi tanggung jawabnya masing-masing pengemudi.


“Hal terpenting ialah seluruh pengguna jalan mematuhi peraturan lalu lintas. Sehingga saat berkendara bisa lebih berhati-hati,” jelasnya. Disinggung jumlah armada truk molen di Bojonegoro? Kadishub belum bisa mengetahui secara pasti. Butuh koordinasi dengan pihak uji kir.

Editor : Indra Gunawan
#bojonegoro