Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

September Temukan Lima Penderita DB

M. Yusuf Purwanto • Kamis, 3 Oktober 2019 | 18:00 WIB
September Temukan Lima Penderita DB
September Temukan Lima Penderita DB

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Demam berdarah (DB) mulai mengintai. Selama September lalu, sudah ditemukan lima penderita akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti ini. Temuan ini menjadi tolok ukur kebersihan setiap rumah. Apalagi, sebentar lagi memasuki musim hujan.


Kepala Seksi (Kasi) Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro Whenny Dyah mengatakan, saat ini belum ada lonjakan kasus penderita. Namun, mulai terlihat ada peningkatan. Untuk itu warga harus tetap waspada. ’’Awal Oktober ini belum ada kasus baru,’’ katanya kemarin (2/10).


Dia mengimbau, masyarakat melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) tanpa melihat iklim. ’’Awal September kita sudah membuat surat edaran (SE) bupati tentang kewaspadaan dini DB kepada seluruh camat dan kades,’’ ungkap Whenny, sapaannya.


Sementara, siklus kasus DB terukur mulai September. Dan puncak kasus terbanyak pada Januari 2019. Tahun ini 233 kasus selama Januari dan Februari dengan 5 kematian. Sementara, Maret dan April menurun 53 kasus DB dengan jumlah kematian nihil.


Penanggung Jawab Demam Berdarah Puskesmas Kalitidu Didik Abdul Rahman mengatakan, pencegahan demam berdarah dengan mewajibkan setiap rumah melakukan PSN. Tentu, dengan menguras, menutup, dan memanfaatkan (3M) barang bekas agar tidak digunakan untuk nyamuk bertelur atau bersarang.


Sedangkan, fogging (pengasapan) tidak disarankan karena berisiko. Sebab, bahan yang digunakan fogging adalah pestisida. Menurutnya, jika tidak berhati-hati mencampurkan akan berbahaya bagi kesehatan.


’’Fogging hanya membunuh nyamuk dewasa. Dan telur nyamuk tetap akan menetas lagi. Karena telur nyamuk lebih banyak daripada nyamuk dewasa. Satu nyamuk dewasa dapat bertelur hingga 100 telur. Sehingga lebih banyak nyamuk menetas daripada yang mati,’’ beber dia.


Jika dibandingan dengan PSN tentu jauh berbeda. Dapat membunuh nyamuk sampai ke sarang dan telur sehingga dapat mencegah telur nyamuk tidak menetas lagi. (cs/rij)


Editor : M. Yusuf Purwanto
#nyamuk #db #bertelur #psn #bojonegoro