Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Sedih Lihat Anak Main HP di Warung

Bachtiar Febrianto • Kamis, 4 Juli 2019 | 18:40 WIB
Sedih Lihat Anak Main HP di Warung
Sedih Lihat Anak Main HP di Warung

BOJONEGORO - Seorang guru di Kecamatan Balen merasa prihatin selama liburan sekolah ini melihat para siswa justru bermain handphone (HP) atau gadget. Di warung sekitar sekolah, dijumpai murid-muridnya “ndiluk” HP.


“Saat liburan seperti ini, awalnya wifi-an di sekolah, akhirnya saya putus sementara,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.


Dia mengakui, di sejumlah warung yang menyediakan wifi sekitar sekolahnya, kerap dijumpai murid-muridnya berselancar main HP. “Cukup prihatin dan sedih melihat anak sibuk main HP,” ujarnya.


Ummu Hanik, pemerhati anak-anak mengatakan, fenomena anak kecanduan HP ini tak bisa dipungkiri. Di kalangan keluarga pun, anak-anak meniru saudara atau orang tuanya yang main HP.


“Intinya orang tua sudah kesulitan mengatasi anak main HP,” ujar perempuan juga Ketua Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Bojonegoro itu.


Dia mengatakan, kerap kali mendapat keluhan orang tua, terkait anaknya yang kecanduan HP. Terutama sejumlah wali murid mengadukan cara menangani anak yang kecanduan gawai. “Salat dulu, nanti baru main HP,” ucap dia menirukan keluhan orang tua kerap kali memberi iming-iming kepada anaknya yang sulit diarahkan.


Terkait candu HP, kata dia, sebenarnya ini dampak dari komunikasi antara orang tua dan anak sangat kurang. Anak terpaksa main HP, karena tidak ada komunikasi dalam keluarga.


Karena itu, dia menyarankan agar para pendidik atau guru, lebih banyak memberi tugas karya kepada siswa. Langkah ini ditempuh setidaknya agar anak ketika di rumah tidak main HP, tapi mengerjakan tugas sekolah.


“Orang tua juga jangan melarang ketika anak menyobek kertas ketika mengerjakan tugas,” ujar dia.


Editor : Bachtiar Febrianto
#bojonegoro