BOJONEGORO - Perempatan Pohwates menjadi salah satu ruas persimpangan yang butuh lampu merah atau traffic light. Sebab, lokasi tersebut menjadi pertemuan antara jalan poros Bojonegoro-Babat, Pohwates-Kedungadem, dan Pohwates-Kanor.
Belum lagi, sisi selatan merupakan palang pintu perlintasan rel kereta api. Sehingga, perempatan tersebut padat kendaraan dan terkesan kurang teratur. Beruntung, di perempatan tersebut dibantu seorang petugas dari warga yang mengatur mengarahkan kendaraan di perempatan.
Edi Cahyono, salah satu pengguna jalan mengatakan, meski terdapat juru atau petugas, perempatan tersebut tetap memerlukan rambu lalu lintas. Alasannya, lalu lalang kendaraan lebih teratur. Terlebih dapat meminimalisir terjadinya potensi kecelakaan.
“Kalau ada traffic light lebih bagus. Karena kondisinya terlihat kurang teratur,” katanya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro kemarin (7/5).
Pantauan Jawa Pos Radar Bojonegoro, masih banyak persimpangan di Kota Ledre belum memiliki traffic light. Di jalan jurusan Bojonegoro-Babat ada tiga lokasi. Yakni perempatan Kapas, Balen, dan Pohwates. Sedangkan, pertigaan Baureno, sudah dipasang lampu merah.
Editor : M. Yusuf Purwanto