Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Generasi Milenial Kesulitan Bahasa Jawa

M. Yusuf Purwanto • Selasa, 26 Maret 2019 | 18:00 WIB
Generasi Milenial Kesulitan Bahasa Jawa
Generasi Milenial Kesulitan Bahasa Jawa


BOJONEGORO - Kelestarian bahasa Jawa sebagai bahasa ibu patut untuk diperjuangkan dan terus dilestarikan. Terlebih pada generasi muda di era milenial dengan terpaan teknologi digital yang masif. Jawa Pos Radar Bojonegoro melakukan polling terhadap para pelajar di Bojonegoro. Hasilnya, mereka masih sering kebingungan dan kesulitan saat berkomunikasi menggunakan bahasa Jawa kromo.


Salah satu pelajar, Iwan Setyadi mengatakan, tidak begitu menguasai bahasa Jawa kromo. Bahasa Indonesia dan Jawa (campuran) menjadi ragam yang paling sering digunakan. Terlebih dari lingkungan keluarganya menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa utama.


“Karena saya memang bukan asli orang Jawa. Sehingga kemampuan dan pengetahuan saya dalam penggunaannya kurang mumpuni. Selain itu, kalau di rumah saya dan orang tua berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia atau campuran dan bukan Jawa kromo,” kata dia kemarin (24/3).


Hal senada juga disampaikan Dita Ayuningtyas, saat berada di lingkungan dan keluarga dia terhitung jarang menggunakan bahasa Jawa kromo. Meski asli orang Jawa, hal seperti ini sudah terjadi atau terbiasa sejak kecil.


“Sehingga saya sedikit takut dan ragu kalau akan menggunakan bahasa Jawa kromo. Sebab, saya merasa kurang menguasai bahasa tersebut,” imbuh dia.


Ketua MGMP Bahasa Jawa jenjang SMA di Bojonegoro, Rindha Novacerya mengatakan, para pelajar memang tidak terbiasa menggunakan bahasa Jawa kromo. Lebih kepada bahasa Indonesia atau Jawa campuran.


“Bahkan antara kromo inggil dan madya saja belum bisa membedakan,” jelas dia.

Editor : M. Yusuf Purwanto
#bojonegoro #bahasa jawa