Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Padat, Jalan Veteran Belum Perlu Rekayasa Lalin

Bachtiar Febrianto • Rabu, 9 Mei 2018 | 01:00 WIB
Padat, Jalan Veteran Belum Perlu Rekayasa Lalin
Padat, Jalan Veteran Belum Perlu Rekayasa Lalin

LAMONGAN – Dinas Perhubungan (Dishub) Lamongan belum melakukan rekayasa lalu lintas terkait kepadatan arus kendaraan di Jalan Veteran saat jam berangkat dan pulang sekolah. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lamongan, A Farikh, mengatakan, selama ini setiap pagi selalu ada petugas lalin khusus untuk mengamankan anak sekolah. 


Menurut dia, rekayasa lalin dibutuhkan ketika badan jalan banyak termakan kegiatan tertentu. Hingga saat ini, Farikh menilai sesaknya kendaraan yang melintas di Jalan Veteran masih bisa diatasi. Namun, dia mengakui perlu ada perluasan mengingat jumlah kendaraan semakin banyak. “Ya nanti kita bahas dalam forum lalin,” ujarnya. 


Farikh menjelaskan, pihaknya hanya mengatur lalin. Menurut dia, jalan dua arah dengan intensitas jumlah kendaraan tinggi membutuhkan ruas jalan yang lebar. Jalan Veteran dinilainya cukup luas apabila tidak ada pedagang menjajakan di bahu jalan. Selama ini, banyak pedagang parkir di bahu jalan. Akibatnya, orang yang melintas merasa jalannya sempit. 


Apalagi, lanjut dia, ketika banyak orang mengantri untuk membeli di bahu jalan. “Hal seperti ini seharusnya bukan hanya rekayasa lalin saja,” katanya. 


Dikonfirmasi terpisah, Ketua Komisi C DPRD Lamongan, M Amir, mengatakan, kawasan pelajar di Jalan Veteran sebenarnya menjadi perhatian komisinya. Jalan tersebut luas tapi terlihat sesak bahkan tidak ada trotoar untuk pejalan kaki. 


Amir menilai, ruas sisi timur harus diberikan trotoar. Selain untuk memberikan akses bagi pejalan kaki, bisa dimanfaatkan kebutuhan lainnya. Sehingga bisa dibuat rekayasa desain dengan menutup sungai. “Nanti kita koordinasikan dengan dinas terkait,” ujarnya. 

Editor : Bachtiar Febrianto
#rekayasa lalin #lamongan