Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Menurun, Kiriman Ikan hanya 80 Ton Per Hari 

Bachtiar Febrianto • Selasa, 20 Maret 2018 | 19:47 WIB
Menurun, Kiriman Ikan hanya 80 Ton Per Hari 
Menurun, Kiriman Ikan hanya 80 Ton Per Hari 



LAMONGAN – Pasokan ikan masih cukup minim. Dalam sehari, ikan yang masuk ke Pasar Ikan Lamongan hanya sekitar 80 ton per hari. Sutamaji, kepala UPT Pasar Ikan Lamongan, menyatakan, kiriman tidak maksimal karena sejumlah wilayah penghasil ikan diterpa banjir. Terutama wilayah Bengawan Jero seperti Kecamatan Glagah, Deket, Karangbinangun, Kalitengah, dan Turi. 


‘’Informasinya sejumlah lahan tambak juga terendam. Sehingga petani harus memasang waring juga,’’ ujarnya. Dia menjelaskan, pasokan ikan ke pasar ikan saat normal 100 ton per hari. Minimnya pasokan saat ini berimbas terdongkraknya harga ikan.


Contohnya bandeng Rp 23 ribu per kilogram (kg), mujaer sekitar Rp 18 ribu per kg, udang cek 100 sekitar Rp 52 ribu per kg, dan lele Rp 15 ribu per kg. ‘’Harga bandeng jauh lebih bagus dibanding bulan lalu,’’ tutur Sutamaji saat dikonfirmasi via ponsel.


Padahal, lanjut dia, pasokan bandeng paling tinggi dibanding komoditi lainnya. Hal itu dipengaruhi tingginya permintaan pada ikan yang memiliki nama binomial chinos chinos tersebut. 


‘’Selama ini suplai bandeng paling tinggi. Tapi permintaan juga cukup tinggi,’’ ujarnya.Sementara itu, petambak di Kecamatan Kalitengah khawatir ikannya banyak yang hilang akibat banjir.


Pardi, salah satu petambak, mengatakan, meski sudah diberi waring  di perbatasan tambaknya, dia tidak bisa memastikan ikannya aman semua. ‘’Bisa saja ikan nerobos jaring tersebut hingga keluar area tambak,’’ kata petambak Desa Blajo tersebut.


Dia juga khawatir harga ikan merosot. Sebab, saat ini banyak pencari ikan dadakan. ‘’Kalau sekarang mengambil (panen), tambak terendam banjir. Menunggu hingga air menurun seperti biasa,’’ ujarnya.



Editor : Bachtiar Febrianto
#pasar ikan #lamongan