Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Monas-nya Klino, Ada Sejak 1970-an

Bachtiar Febrianto • Senin, 19 Maret 2018 | 19:17 WIB
Monas-nya Klino, Ada Sejak 1970-an
Monas-nya Klino, Ada Sejak 1970-an

BOJONEGORO - Tugu di Desa Klino, Kecamatan Sekar, tampak berkesan. Menjulang dengan ketinggian 15 meter. Desainnya sederhana, tapi menyerupai Monumen Nasional (Monas) di Jakarta.
Tugu yang kini menjadi ikon warga Desa Klino tersebut, sekaligus dianggap tapal batas Bojonegoro. Sebab, dari tugu tersebut terlihat dataran tinggi Kecamatan Saradan, Madiun. Jarak tugu dengan wilayah Kecamatan Saradan hanya 2,5 kilometer. Hanya menempuh 30 menit sampai di pusat Kecamatan Saradan.

Kepala Desa Klino Maryono mengatakan, tidak ada catatan pasti kapan tugu itu dibangun. Tidak terdapat tanggal dan tahun dibangun. Namun, menurut para sesepuh desa setempat, tugu itu dibangun pada 1970-an. “Kalau ingat Klino pasti ingat tugu itu,” jelasnya.

Tugu itu sebenarnya belum memiliki nama. Hingga kini, kata Maryono, juga belum diberi nama resmi. Namun, di tugu itu ada tulisan dengan ejaan lama, yakni Pantja Karya-Pantja Marga. Sehingga, banyak warga menyebutnya Tugu Pancasila.

Tugu itu juga menjadi pusat desa. Sebab, lokasinya ada di tengah desa. Klino kini juga dikenal memiliki ragam kebun buah. Mulai durian, alpukat, rambutan, dan jeruk. Jarak kebun durian cukup dekat. Dari tugu itu sekitar 1 kilometer. “Lokasinya ada di Dusun Kedaton,” jelasnya.

Editor : Bachtiar Febrianto
#tugu #bojonegoro