LAMONGAN - Petaka terjadi di gudang genset Toko Gading Kuning Lamongan, sabtu (27/1). Lendi Anggara, 20, karyawan Toko Gading Kuning tewas setelah tersengat listrik, sekitar pukul 09.30.
Pria asal Desa Dorogede, Kecamatan Sukodadi, itu diduga menginjak kabel dan tersengat listrik di gudang genset. Lokasi gudang genset di depan atau dekat area parkir. Berdasar informasi di lapangan, saksi menyebut saat kejadian genset keadaan hidup.
Selain itu, ditemukannya luka di telapak kaki seperti sengatan listrik, serta luka lecet di tangan kiri. ‘’Saat itu saya hendak membuka angin-angin. Tiba-tiba kaget melihat Angga (korban) tubuhnya sudah kaku dengan posisi berdiri,’’ kata Sugeng Purnomo, teman korban saat berada di gudang genset.
Bergegas Sugeng, memberi tahu kejadian kepada Yan Budi Santoso, pemilik Toko Gading Kuning. Korban dilarikan ke klinik terdekat. Sayangnya nyawa pemuda sehari-hari menjadi karyawan penitipan barang itu tak terselamatkan.
‘’Saya bilang ke pemilik toko ini, Angga pingsan. Karena saat itu, saya juga tidak tahu kena apa,’’ imbuhnya.
Kejadian tragis ini bermula ketika kemarin pagi, listrik padam di Jalan Sunan Drajad. Sugeng dan korban bertugas menyalakan genset, ketika ada pemadaman listrik. Setelah genset dinyalakan, korban berada di dalam gudang tersebut.
Begitu kagetnya Sugeng ketika hendak membuka angin-angin di gudang tersebut. Saksi berusia 20 tahun itu melihat Angga posisi berdiri dan kaku memegang triplek tutup ruang genset. ‘’Saat itu saya tidak mendengar ada letupan atau bunyi. Setelah genset dimatikan tubuhnya ambruk,’’ ujar saksi warga Desa Doyomulyo, Kecamatan Kembangbahu itu.
Anggota kepolisian bergegas mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Beberapa petugas memasang police line. Serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Penyidik juga meminta keterangan saksi-saksi di sekitar TKP.
Kapolres Lamongan AKBP Feby Dapot Parlindungan Hutagalung membenarkan insiden karyawan toko modern meninggal di gudang genset. ‘’Kita masih melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Tentu untuk penyebabnya nanti bisa diketahui setelah hasil visum keluar dan olah TKP,’’ kata mantan kasubdit I ditreskrimsus Polda Kepulauan Riau.
Editor : Muhammad Suaeb