Keberadaan granat masih tersebar di kawasan Blora. Bahkan, beberapa kali warga menemukan granat masih tertanam di tanah. Salah satunya warga di Kecamatan Japah heboh temukan granat aktif.
-------------------------
AMRULLAH AM., Blora
-------------------------
BELUM begitu sore. Matahari masih memancarkan panasnya ketika warga di Desa Padaan, Kecamatan Japah, beraktivitas seperti pada umumnya, Selasa (24/10).
Mereka bertani. Ada juga pulang berdagang dari pasar.
Sugeng, 46, warga setempat, siang itu sedang menggali tanah di pekarangannya.
Menggali tanah itu dilakukan untuk membuat sampah. ’’Waktu itu saya sedang menggali tanah untuk pembuangan sampah,’’ katanya.
Dia menggali tanah dengan cangkul. Perlahan-lahan tanah yang digalinya sudah mulai dalam sekitar 1,5 meter dari permukaan.
Sampai kedalaman itu, dia mendapatkan sebuah benda seperti batu.
Benda tersebut kemudian dinaikkan lalu dibuang ke tempat puing-puing bekas pembangunan.
’’Ya saya nggak tahu kalau itu granat, ’’ ujar dia.
Dia mengira benda yang keras itu adalah batu. Sebab, bentuknya kecil dan keras sekali.
’’Sadarnya tadi, saya kira adalah batu, tidak tahunya adalah granat aktif,’’ ujar Sugeng.
Dia terkejut setelah menyadari bahwa yang dikiranya batu adalah granat. Temuan granat itu membuat heboh warga setempat.
Barang temuan kemudian diamankan warga dan dilaporkan ke Polsek Japah untuk ditindaklanjuti.
Tak lama berselang, Kapolsek Japah Kompol Daryoto bersama anggota datang menemui warga menemukan granat tersebut.
Lalu granat diamankan di kantor Polsek Japah. Tak ingin mengambil risiko, berbekal ilmu cara dasar menjinakan bom, Kompol Daryoto bersama anggotanya dapat mengevakuasi granat aktif temuan warga dan selanjutnya diserahkan ke Polres Blora.
Dari hasil penyelidikan sementara, granat ditemukan tersebut berjenis nanas. Diduga, granat aktif itu merupakan peninggalan Belanda ketika zaman penjajahan dulu.
’’Barang bukti granat nanas sudah dibawa dan diserahkan ke bagian jihandak (penjinak bahan peledak) Polres Blora, ’’ kata Daryoto.
Editor : Bachtiar Febrianto