SEMANDING – Diduga depresi karena terlilit utang, Supikah, ibu rumah tanggal memilih mengakhiri hidupnya dengan jalan pintas.
Wanita yang tinggal di Dusun Krajan, Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding ini kemarin (19/10) sekitar pukul 11.30 ditemukan gantung diri di dalam rumahnya.
Peranti yang digunakan tampar sepanjang 3,5 meter (m), meja, kursi plastik, dan lemari.
Kapolsek Semanding AKP Desis Susilo menjelaskan, berdasar keterangan keluarganya, korban sudah lama depresi.
Selama ini, dia tiga kali mencoba bunuh diri, namun berhasil digagalkan. Kesempatan keempat itu datang kemarin ketika dua anaknya sekolah dan suami bekerja.
Supikah ditemukan tergantung pada kayu blandar ruang tengah sekitar pukul 10.30. Pagi, dia masih terlihat beraktivitas.
Perwira berpangkat balok tiga di pundak itu memerkirakan, korban mengikatkan tampar pada blandar dengan memanjat lemari.
Untuk menaiki lemari, dia memanfaatkan meja dan kursi plastik.
Setelah menjerat lehernya dengan ujung tampar yang terikat dengan blandar, dia menjatuhkan diri.
Dalam visum luar tidak ditemukan tanda- tanda kekerasan fisik. ''Dipastikan korban meninggal karena gantung diri,'' terang dia.
Pemicunya, berdasar keterangan sejumlah saksi, dia terlilit hutang.
Editor : Bachtiar Febrianto