TUBAN – Serangkaian serangan militer Israel terhadap Palestina mengundang aksi simpatik dari berbagai kalangan. Tanpa terkecuali sekitar 500 siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Uswah Tuban yang kemarin (28/7) menggelar acara bertajuk Aksi Peduli Palestina. Acara dimulai dengan menggelar salat gaib di halaman sekolah di Jalan Al Falah II/6, Kelurahan Latsari, Kecamatan Tuban itu.
Salat untuk para syuhada yang tewas di medan pertempuran tersebut dipimpin Ustad Ahmad Maftuhien, santri alumni Pondok Pesantren Langitan. Setelah salat gaib, dilanjutkan tausyiah dan doa bersama. Para siswa dan guru sekolah setempat juga ikut bersama-sama memanjatkan doa untuk kemerdekaan negara di Timur Tengah itu. ‘’Hakekatnya sesama muslim adalah saudara. Sesama saudara kita harus saling mendoakan dalam kebaikan,’’ tutur Ustad Fauzi Prayitno dalam tausyiahnya.
Kepala SDIT Al Uswah Tuban Ustad Mulyadi menjelaskan, aksi damai tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap saudara muslim yang terkena musibah. Untuk meringankan penderitaan mereka, lanjut dia, siswa dan guru menggalang dana untuk bantuan ke Palestina. ''Dana yang terkumpul langsung dikirimkan ke Palestina melalui organisasi sosial,'' ujar dia.
Mulyadi menambahkan, selain aksi solidaritas, kepedulian terhadap sesama harus dipupuk sedini mungkin. Tujuannya, agar para siswa mempunyai mental kepemimpinan yang peduli dan peka terhadap permasalahan sosial. Para siswa juga diberi semangat menggelorakan perdamaian antarsesama umat agar saling bahu-membahu.
Aksi Peduli Palestina direncanakan berlanjut. Tidak hanya di kalangan SDIT Al Uswah saja. Nantinya, aksi damai juga diagendakan untuk seluruh lembaga di bawah naungan Lembaga Pendidikan Islam Terpadu (LPIT) Al Uswah. Mulai jenjang TK hingga SMA. ‘’Semoga aksi damai ini bisa bermanfaat untuk meringankan beban sesaama muslim di Palestina yang mendapat musibah,’’ tuturnya.
Aksi yang sama juga digelar SMP dan SMA Muhammadiyah 1 Tuban. Mereka long march dari sekolahnya menuju alun-alun setempat melalui Jalan AKBP Suroko dan Jalan KH Mustain. Dengan menenteng spanduk berisi seruan kecaman terhadap Israel, para pelajar bergantian orasi. Salah satu materi orasi tersebut adalah mendesak PBB menjatuhkan sanksi terhadap Israel dan memukul mundur tentara Israel. Selain itu, mereka juga menyerukan seluruh negara muslim di dunia untuk membantu Palestina. ''Jokowi-JK harus menyerukan perdamaian dunia dengan mengirim angkatan perang untuk membantu Palestina,'' ujar orasi pelajar.
Eka Purwanti, siswi lain berharap kondisi Palestina segera reda dan lahir kehidupan yang damai, aman, sejahtera. Serangan Israel terhadap Palestina diharapkan tidak terulang kembali. ‘’Kita mendoakan saudara kita di Palestina,’’ ujar Abdul Majid Tamum, korlap aksi damai.
Editor : Bachtiar Febrianto