Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pembangunan PGN Tak Transparan, Pemdes Sudu Gayam Akui Belum Ada Koordinasi

Yana Dwi Kurniya Wati • Kamis, 25 Juni 2026 | 08:38 WIB
KERAP BOCOR: Pipa PGN kerap bocor, selama November ini telah menerima 48 aduan. (Bhagas Dani Purwoko/RDR.BJN)
KERAP BOCOR: Pipa PGN kerap bocor, selama November ini telah menerima 48 aduan. (Bhagas Dani Purwoko/RDR.BJN)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Rencana pembangunan perusahaan gas negara (PGN) di Desa Sudu, Kecamatan Gayam dinilai tidak transparan. Buktinya, pemerintah desa (pemdes) setempat belum mendapat informasi detailnya.

Informasi terbaru, sudah ada pembebasan lahan. Sehingga, pemdes berharap melibatkan warga lokal sebagai sumber daya.

Kepala Desa (Kades) Sudu, Kecamatan Gayam Abdul Manan mengatakan, belum ada pihak yang bertemu dengannya atau ke kantor balai desa. "Katanya iya (bakal ada PGN, red), tapi belum ada orang yang ke saya," katanya kemarin (24/6).

Sekretaris desa (sekdes) setempat, Ispamilih melanjutkan, sudah mendengar kabar adanya PGN. Namun, belum tahu secara rinci bagaimana pelaksanaan atau kelanjutannya. Apalagi tentang pembebasan lahan.

"Sudah dibebaskan tanahnya. Milik Imam Santoso orang Jawa Barat, Karmo dari Desa Katur, dan Abdul Saman dari desa sini (Sudu). Lahannya sawah, sekarang lahan kosong," beber dia.

Baca Juga: Diam-Diam PGN Berdiri di Gayam, Perizinan Langsung Pusat

Menurut dia, lahan milik Imam Santoso seluas 4.200 metet persegi; lahan milik Karmo sekitar 3.500 meter persegi; dan milik Imam Santoso sekitar 4.000 sekian meter persegi. "Kurang lebih sekitar 12 ribu meter persegi," imbuh dia.

Sementara itu, disinggung perihal tanggapan adanya PGN, dia mengatakan, secara pribadi menyesuaikan masyarakat. Harapannya, ada tenaga lokal yang direkrut atau dijadikan pegawai.

"Segi pandangan saya seperti itu. Mengurangi pengangguran. Tapi, belum ada koordinasi jadi belum tahu, belum bisa menjawab secara rinci," ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Anggota Komisi B DPRD Bojonegoro Sigit Kushariyanto menyampaikan, belum mengetahui informasi didirikannya PGN di Kecamatan Gayam. "Sampai saat ini, sekarang belum ada informasi," beber politikus Partai Golongan Karya (Golkar) itu. (yna/msu)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#SUDU #pembangunan #lahan #pgn #gayam