RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima kucuran Dana Bagi Hasil (DBH) minyak dan gas bumi (migas). Totalnya Rp 376,4 miliar telah masuk ke rekening kas daerah (kasda) hingga Mei 2026.
Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bojonegoro, Teguh Ratno Sukarno menyampaikan, DBH Sumber Daya Alam (SDA) sudah disalurkan sampai periode Mei 2026.
‘’Sudah disalurkan sampai periode Mei 2026,’’ terangnya.
Berdasarkan data KPPN Bojonegoro, penyaluran DBH migas di Bojonegoro telah dilakukan tiga kali. Penyaluran pertama dilakukan pada 21 Januari 2026. Dengan rincian, sebanyak Rp 91,9 miliar penyaluran minyak bumi dan Rp 2,1 miliar untuk gas bumi.
Kemudian, pada 31 Maret 2026 disalurkan Rp 137,9 miliar DBH minyak bumi dan Rp 3,2 miliar untuk gas bumi. Kembali disalurkan DBH minyak bumi Rp 137,9 miliar dan Rp 3,2 miliar untuk gas bumi pada 31 Mei 2026.
Baca Juga: Serapan APBD Pemkab Bojonegoro Capai 16 Persen, DBH Disebut Paling Banyak Berkurang
‘’Total salur DBH SDA minyak bumi untuk Bojonegoro sebanyak Rp 367,8 miliar dan Rp 8,5 miliar untuk DBH gas bumi,’’ lanjutnya.
Dia mengatakan, total pagu DBH SDA minyak bumi untuk Bojonegoro tahun ini sebanyak Rp 919,6 miliar. Sedangkan, untuk DBH SDA gas bumi senilai Rp 21,3 miliar.
Dengan adanya penyaluran yang telah dilakukan hingga akhir Mei 2026 tersebut, maka DBH SDA minyak bumi untuk Bojonegoro tersisa Rp 551,7 miliar. Sedangkan, untuk sisa salur DBH SDA gas bumi sekitar Rp 12,8 miliar.
‘’Total salur mencapai 40 persen. Baik untuk DBH SDA minyak bumi maupun gas bumi,’’ pungkasnya. (ewi/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana