RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) beredar pesat di kalangan masyarakat hingga pedagang eceran. Berdasar pantauan di sejumlah SPBU pada 31 Maret, antrean pengisian BBM subsidi maupun nonsubsidi cukup mengular.
"Karena dengar BBM mau naik per 1 April, jadi beli dulu untuk antisipasi," ujar salah seorang pembeli BBM di salah satu Pertashop Pertamina Kecamatan Kota, Selasa (31/3) sore.
Namun, Pertamina melalui Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi memastikan tidak ada perubahan harga BBM.
Bahkan, kondisi stok energi meliputi BBM, elpiji, dan avtur di wilayah Jawa Timur dalam kondisi aman. "Kondisi stok energi di wilayah Jawa Timur dalam posisi terjaga dan tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," katanya tanpa melengkapi angka.
Sementara itu, Foreman SPBU Veteran Mujibur Rokhim mengatakan, tidak ada kenaikan harga BBM. Stok dalam kondisi aman. "Alhamdulillah masih sama, tidak ada kenaikan harga. Stok aman semua," tegasnya.
Berdasar laman resmi Pertamina Patra Niaga diakses 1 April, untuk BBM meliputi Pertamax Turbo di harga Rp 13.100 per liter; Pertamax Green Rp 12.900 per liter; Pertamax Rp 12.300 per liter; dan Pertalite Rp 10.000 per liter. (yna/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana