RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM — Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus), telah mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 lebih cepat dari tahun-tahun sebelumnya.
Jika biasanya Satgas dimulai pada Desember, tahun ini Pertamina sudah menjalankannya sejak 13 November 2025, dan akan beroperasi hingga 11 Januari 2026.
Langkah percepatan ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan mobilitas masyarakat di tiga puncak arus perjalanan: 24–25 Desember 2025, 31 Desember–1 Januari 2026, dan arus balik 2–4 Januari 2026.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan, percepatan Satgas diperlukan untuk menjamin pengawasan pasokan sejak jauh hari.
“Peningkatan kebutuhan BBM dan LPG diprediksi terjadi seiring melonjaknya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan,” jelasnya.
Sebagai bagian dari pengamanan pasokan, Pertamina Jatimbalinus mengoptimalkan jaringan layanan energi yang mencakup 1.473 SPBU, 907 Pertashop, dan 1.209 Agen LPG.
Selain itu, disiapkan 644 SPBU Siaga 24 jam, 917 Agen LPG Siaga, 7 titik BBM dan Kiosk Pertamina Siaga, serta 41 Motoris/PDS yang mobile untuk menjangkau wilayah pemukiman dan jalur wisata.
Untuk jalur rawan padat, Pertamina menyiagakan 17 mobil tangki stand-by sebagai kantong suplai.
Fasilitas pendukung pemudik turut dihadirkan melalui 3 Serambi MyPertamina di rest area dan pusat keramaian, menyediakan ruang istirahat, mini klinik, nursery, barbershop, hingga area bermain anak.
Seluruh aktivitas dipantau melalui command center Satgas dengan sistem monitoring real-time, sehingga suplai energi bisa segera ditambah ketika terjadi lonjakan permintaan. (*/dan)
Editor : Bhagas Dani Purwoko