RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Setelah muncul laporan motor mogok massal usai mengisi Pertalite di sejumlah SPBU wilayah Bojonegoro, PT Pertamina Patra Niaga mengklaim hasil uji laboratorium awal menunjukkan bahan bakar masih sesuai standar.
Hingga kemarin (30/10), giliran uji laboratorium dilakukan ke pelanggan yang melapor. “Untuk sampel produk dari SPBU semua sesuai spesifikasi yang ditetapkan pemerintah,” tegas Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi
Namun, proses pemeriksaan belum berhenti. Pertamina kini mengambil langkah lanjutan dengan memeriksa bahan bakar dari tangki kendaraan pelanggan. “Masih berlangsung pengujian sampel produk dari tangki BBM kendaraan milik pelanggan yang melaporkan,” jelas Ahad pada Kamis (30/10).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian hasil antara bahan bakar yang keluar dari SPBU dan yang ditemukan di kendaraan masyarakat. “Perlu perbandingan produk yang disalurkan SPBU dan yang dikeluhkan masyarakat,” imbuhnya kepada Radar Bojonegoro.
Sebelumnya, sejumlah warga Bojonegoro melaporkan kendaraan mereka mogok dan brebet setelah mengisi Pertalite. Hingga Kamis (29/10), tercatat 178 warga mengadu di SPBU Jetak dan Ngrowo, Kecamatan Kota. (dan/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana