RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Terbentuknya Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 14 Tahun 2025 tentang pengelolaan sumur minyak rakyat, menjadi angin segar masyarakat Blora. Sebab, sumur tersebut bisa produksi 3 sampai 5 barel dalam sehari. Dikalkulasikan dalam rupiah yaitu sekitar Rp 2 juta.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, masyarakat bisa memproduksi tiga sampai lima barel per harinya. ‘’Sekitar 500 liter per hari. Kira-kira pendapatan 2 juta per sumur. Ini bisa menjadi pertumbuhan dan perputaran ekonomi menjadi positif. lifting bisa naik,’’ tegasnya.
Bahlil juga mengatakan, saat meninjau langsung sumur tua yang ada di Ledok itu, ia memprediksi ada potensi besar untuk perekonomian Blora. ‘’Saya ngecek sumur masyarakat. Alasan kenapa kami membuat regulasinya, apalagi sudah dilaksanakan berpuluh-puluh tahun. Kalau dibiarkan juga berdampak ke lingkungan,’’ jelasnya.
Menurutnya, dengan landasan aturan itu, masyarakat bisa tenang dalam memproduksi minyak. ‘’Biar tidak was-was dan terjamin oleh undang-undang. Akhirnya jadi produktif,’’ terang Bahlil kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.
‘’Tidak ada oknum-oknum. Bisa dijual ke pertamina dengan baik dan bisa menambah mata pencaharian,’’ tambahnya. (hul/bgs)
Editor : Bhagas Dani Purwoko