Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Rumah yang Terlalu Mengkilap Ternyata Membuat Ruangan Cepat Terasa Panas dan Melelahkan

Hakam Alghivari • Selasa, 2 Juni 2026 | 20:20 WIB
Ilustrasi interior rumah adem. (AI/HAKAM ALGHIVARI/RADAR BOJONEGORO)
Ilustrasi interior rumah adem. (AI/HAKAM ALGHIVARI/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Beberapa tahun lalu, rumah dengan interior serba mengkilap sempat menjadi simbol kemewahan. Lantai glossy, kitchen set high gloss, marmer yang memantulkan cahaya, hingga furnitur dengan finishing licin dianggap membuat rumah terlihat modern dan mahal.

Namun belakangan ini, tren interior justru mulai bergerak ke arah sebaliknya.

Banyak rumah modern kini perlahan meninggalkan tampilan yang terlalu reflektif dan mulai beralih ke material matte, tekstur natural, serta warna-warna yang lebih lembut di mata.

Baca Juga: Kebiasaan Orang yang Sering Tersenyum Saat Canggung, Biasanya Memiliki Kepribadian Ini Menurut Psikologi

Ternyata alasannya bukan sekadar soal tren desain.

Dalam dunia interior, permukaan rumah yang terlalu mengkilap memang dapat membuat ruangan terasa lebih panas, melelahkan secara visual, bahkan membuat suasana rumah terasa kurang nyaman untuk ditempati dalam waktu lama.

Pantulan Cahaya Berlebihan Membuat Mata Cepat Lelah

Salah satu alasan utama adalah efek pantulan cahaya.

Baca Juga: Material Rumah yang Membuat Interior Terasa Dingin dan Nyaman Secara Alami

Material glossy memantulkan cahaya jauh lebih keras dibanding permukaan matte atau tekstur alami. Saat terkena sinar matahari atau lampu putih terang, pantulan tersebut membuat mata bekerja lebih aktif untuk menyesuaikan fokus.

Awalnya ruangan memang terlihat terang dan bersih.

Namun ketika hampir seluruh elemen rumah menggunakan permukaan mengkilap—mulai dari lantai, kabinet, meja, hingga dinding—ruangan perlahan terasa “sibuk” secara visual.

Inilah alasan beberapa rumah modern yang terlihat mewah di foto justru terasa kurang nyaman saat ditempati langsung.

Mata terus menerima refleksi cahaya dari berbagai arah tanpa jeda visual yang menenangkan.

Rumah Terlihat Lebih Panas Meski AC Menyala

Selain memengaruhi visual, material glossy juga sering membuat suasana rumah terasa lebih panas.

Pantulan cahaya matahari pada permukaan licin menciptakan kesan silau yang secara psikologis membuat ruangan terasa gerah. Terutama pada siang hari ketika cahaya masuk cukup kuat melalui jendela besar.

Baca Juga: Orang yang Diam-Diam Menyukai Anda Biasanya Akan Menunjukkan 7 Perilaku Halus Ini Menurut Psikologi

Karena itulah rumah-rumah tropis modern sekarang mulai mengurangi:

Sebagai gantinya, banyak interior menggunakan:

Hasilnya, rumah terasa lebih adem meski pencahayaan tetap maksimal.

Baca Juga: Bukan Cuma Jati, Ini 9 Jenis Kayu Terbaik di Indonesia yang Banyak Dipakai Interior Premium

Interior Terlalu Licin Membuat Rumah Terasa “Tidak Hidup”

Ada hal lain yang sering tidak disadari.

Rumah dengan terlalu banyak permukaan mengkilap biasanya terasa sangat rapi, tetapi juga cenderung dingin secara emosional.

Permukaannya memang bersih dan modern, tetapi terkadang kehilangan tekstur yang membuat rumah terasa hangat.

Karena itu desain interior modern sekarang mulai kembali menghadirkan unsur:

Material seperti ini menciptakan “layer” visual yang membuat rumah terasa lebih tenang dan manusiawi.

Ketika cahaya mengenai permukaan kayu atau kain linen, pantulannya jauh lebih lembut dibanding material glossy. Ruangan terasa lebih santai dan tidak melelahkan.

Baca Juga: 5 Jenis Buffet Kayu Estetik yang Kini Banyak Dipakai di Rumah Modern, Nomor 3 Paling Bikin Nostalgia

Café dan Resort Modern Justru Jarang Menggunakan Permukaan Terlalu Glossy

Menariknya, konsep ini sebenarnya sudah lama digunakan pada café dan resort modern.

Jika diperhatikan, banyak tempat yang terasa nyaman justru memakai:

Mereka menghindari terlalu banyak permukaan reflektif karena suasana ruang lebih penting dibanding sekadar terlihat mewah.

Itulah sebabnya beberapa café terasa begitu nyaman untuk duduk berlama-lama. Cahaya di dalam ruang terasa lembut, materialnya tidak menyilaukan, dan mata tidak cepat lelah.

Kini pendekatan seperti itu mulai diterapkan pada rumah modern.

Rumah Modern Sekarang Lebih Mengejar “Rasa Nyaman”

Tren interior saat ini perlahan berubah. Rumah tidak lagi hanya dirancang untuk terlihat bagus di foto, tetapi juga nyaman dihuni setiap hari.

Karena itu material matte dan tekstur natural semakin diminati karena mampu membuat rumah terasa:

Banyak desainer bahkan mulai percaya bahwa rumah yang nyaman bukanlah rumah yang paling berkilau, melainkan rumah yang memiliki keseimbangan cahaya, tekstur, dan suasana.

Mungkin itu sebabnya rumah-rumah yang paling menenangkan sekarang justru tidak terlalu mengilap. Ada tekstur kayu yang hangat, cahaya matahari yang lembut, serta material alami yang membuat ruang terasa lebih hidup dan mudah dinikmati dalam waktu lama.

Editor : Hakam Alghivari
#rumah #ruangan #interior