Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Puluhan Remaja Bojonegoro Sulap Taman Bengawan Solo jadi Skatepark Sambil Ngabuburit

Yuan Edo Ramadhana • Minggu, 1 Maret 2026 | 19:18 WIB

(YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)
(YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Taman Bengawan Solo (TBS) umumnya dipenuhi dengan masyarakat yang ingin menyeberang ke wilayah Kecamatan Trucuk melalui sungai yang memisahkan antara Pasar Kota Bojonegoro dengan Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk. Namun pada Sabtu (28/2), pemandangan berbeda nampak di taman kota tersebut.

Puluhan pemuda asal Bojonegoro dan wilayah sekitarnya memenuhi TBS untuk ngabuburit, atau menunggu waktu berbuka dengan cara unik. Dengan dukungan sponsor, mereka menyulap sementara TBS menjadi arena skateboard, atau skatepark.

Selain itu, tersedia pula media papan yang diberikan kepada seniman mural, untuk berkreasi dengan cat semprot sambil menunggu waktu berbuka. Selain itu, pengendara sepeda BMX, serta komunitas sepeda fixie, band dan pelari juga ikut berpartisipasi dalam keseruan acara bertajuk Ngabubustreet tersebut.

“Acara ini merupakan wadah dari komunitas urban sebagai inisiasi agar tetap eksis dan memperoleh eksposur dengan passion masing-masing. Diantaranya ada 30 skateboarder, 10 orang peserta mural, 15 pengendara BMX,” ujar salah satu panitia Ngabubustreet, Riski sambil bersiap berbuka puasa pada Sabtu petang.

Selain itu, beberapa dari mereka juga berkeliling Alun-Alun Bojonegoro dan turut meramaikan Bazar Ramadan setempat. “Ini yang paling kita nantikan, ada rolling thunder bersama komunitas BMX, skateboard, pelari dan sepeda fixie sepanjang 3 kilometer,” tambah pemuda yang biasa dipanggil Riris tersebut.

(YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)
(YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)

Selain mural, komunitas BMX dan skateboard juga berlomba satu sama lain untuk memperebutkan uang tunai dengan menunjukkan kelihaian mereka berkendara dengan memanfaatkan quarterpipe, tabletop, dan pipa besi yang disediakan panitia, plus memanfaatkan tangga menuju dermaga penyeberangan.

Dengan rintangan tersebut, serta ukuran arena yang relatif sempit menuntut kreativitas para skateboarder dan pengendara BMX untuk unjuk gigi di depan sesama, serta masyarakat yang turut menonton. Tak jarang pula, hadiah uang tunai langsung dipamerkan untuk memancing semangat para peserta untuk beratraksi dengan format diadopsi dari liga Street League Skateboarding tersebut.

“Untuk event tahun ini memang hanya kita gelar di satu tempat saja, namun skala eventnya lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya. Sehingga dapat memuat rintangan untuk skateboard dan BMX, serta media untuk membuat mural,” ujar Riris.

Selain ngabuburit bersama dan berlomba, para peserta juga turut membagikan takjil gratis berupa kopi dan roti kepada masyarkaat yang melintas di pertigaan TBS. Setelahnya, mereka juga menikmati penampilan berbagai band lokal yang berjingkrak di panggung tepi sungai Bengawan Solo tersebut. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#tbs #mural #ngabuburit #waktu berbuka #bengawan solo #berbuka puasa #takjil #taman bengawan solo #sepeda BMX #alun-alun bojonegoro #skatepark #sungai bengawan solo #bmx #skateboard