Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Menengok Kekayaan Alam di Kaki Gunung Pandan, Terdapat Lumbung Porang Sejak Hampir Dua Dekade Lalu

Yana Dwi Kurniya Wati • Minggu, 23 November 2025 | 14:15 WIB
PANEN PORANG: Kaki Gunung Pandan, tepatnya di Desa Klino, Kecamatan Sekar menjadi lumbung porang.
PANEN PORANG: Kaki Gunung Pandan, tepatnya di Desa Klino, Kecamatan Sekar menjadi lumbung porang.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kaki Gunung Pandan menyimpang sejuta kekayaan alam. Terletak di Desa Klino, Kecamatan Sekar membuat banyak tanaman bisa berkembang, yang biasanya tak bisa dibudidaya di area kota.

Karena membutuhkan tanah gembur, subur, dan tidak tergenang air. Layaknya porang yang umumnya tumbuh di lahan kering dataran rendah. Masyarakat setempat kini banyak memanfaatkannya sebagai mata pencaharian. Awalnya dianggap sebagai tumbuhan liar.

Kepala Desa (Kades) Klino, Kecamatan Sekar Dwi Nurjayanti mengungkapkan, tanaman jenis umbi-umbian yang ditanam secara tumpang sari di bawah pohon seperti jati, mahoni, dan sengon ini mulai dibudidaya pada 2000-an.

"Jadi, kalau untuk porang di Desa Klino itu sudah luama sekali," ujar Dwi, sapaannya kemarin (22/11).

Menurutnya, porang sudah tumbuh subur di puncak Pegunungan Kendeng itu jauh sejak nenek moyang. Hanya, baru dibudidaya setelah masa reformasi atau 2000-an.

Bibitnya pun diperoleh dengan mudah, dari Desa Klino sendiri. Bahkan, banyak daerah lain yang membeli bibit dari desa penerima Radar Bojonegoro Awards ini.

Misalnya Madiun, Ponorogo, hingga Nusa Tenggara Timur (NTT). Produk olahannya pun beragam, dari keripik porang hingga beras porang. "Sebenarnya sudah sejak dulu dari nenek moyang sudah ada porang yang tumbuh liar di Gunung Pandan," tambahnya.

Salah seorang warga setempat mengaku, menjadikan porang sebagai mata pencaharian. Dia Menanam dan memanen di area Gunung Pandan, kemudian menjualnya ke pabrik-pabrik. "Iya, sedang ambil porang ini. Nanti dijual ke pabrik-pabrik (luar Bojonegoro)," katanya saat ditemui di area tracking Gunung Pandan. (yna/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#tumpang sari #gunung pandan #klino #pegunungan kendeng #beras #ubi #budidaya #SEKAR #umbi-umbian #porang #keripik #kekayaan alam