Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Begini Tanda-Tanda Seorang Perempuan Kompetitif dan Unggul Menurut Ilmu Psikologi

Yuan Edo Ramadhana • Senin, 7 Juli 2025 | 00:26 WIB
Photo
Photo

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Dalam dunia psikologi sosial dan kepribadian, sifat kompetitif adalah karakter yang dapat dimiliki siapa pun, baik laki-laki maupun perempuan. Namun, studi-studi terkini menunjukkan bahwa ekspresi kompetisi pada perempuan sering kali bersifat halus dan terinternalisasi, berbeda dari bentuk kompetisi langsung yang lebih lazim pada laki-laki.

Dalam dunia kerja, perempuan kompetitif cenderung memiliki dorongan kuat untuk mencapai prestasi dan posisi strategis. Namun, menurut laporan American Psychological Association (APA), ekspresi kompetitif pada perempuan dapat berbenturan dengan stereotip gender yang menuntut sikap kooperatif dan menghindari konfrontasi.

Akibatnya, banyak perempuan mengelola ambisi mereka dengan lebih tersembunyi, menjaga keseimbangan antara asertivitas dan penerimaan sosial.

Perempuan dengan sifat kompetitif tinggi umumnya termotivasi untuk unggul, tetapi cara mereka mengekspresikannya bisa berbeda-beda. Berikut adalah beberapa tanda yang diidentifikasi oleh psikologi:

1. Memiliki Dorongan Prestasi yang Tinggi

Perempuan kompetitif cenderung memiliki kebutuhan untuk berprestasi yang kuat. Menurut McClelland (1961), orang dengan dorongan ini selalu berusaha mencapai standar tinggi, baik dalam pekerjaan, pendidikan, atau bidang lainnya. Mereka sering menetapkan target yang menantang dan berusaha keras untuk mencapainya.

2. Fokus pada Self-Improvement

Mereka tidak hanya bersaing dengan orang lain, tetapi juga dengan diri sendiri. Studi oleh Dweck (2006) tentang pertumbuhan pola pikir menunjukkan bahwa individu kompetitif sering melihat tantangan sebagai peluang untuk berkembang, bukan sebagai ancaman.

3. Cenderung Ambisius dalam Karier

Penelitian Rudman & Glick (2008) menemukan bahwa perempuan kompetitif sering kali lebih ambisius dalam karir. Mereka aktif mencari promosi, mengambil peran kepemimpinan, dan tidak takut menghadapi persaingan di lingkungan profesional.

4. Responsif Terhadap Kritik dan Saran

Mereka menganggap umpan balik seperti kritik dan saran sebagai alat untuk meningkatkan diri. Kluger & DeNisi (1996) dalam analisis mereka menemukan bahwa orang yang kompetitif cenderung menggunakan kritik untuk memperbaiki kinerja, bukan sebagai serangan pribadi.

Baca Juga: Menangis Itu Bukan Lemah: Studi Psikologi Ungkap Perempuan yang Mudah Menangis Justru Paling Tangguh Secara Emosional

5. Memiliki Ketahanan Mental yang Kuat

Kompetisi sering kali melibatkan tekanan dan kegagalan. Perempuan dengan sifat kompetitif tinggi biasanya memiliki ketahanan mental yang baik. Penelitian Masten (2001) menyatakan bahwa ketahanan ini membantu mereka bangkit dari kegagalan dan terus berusaha.

6. Cenderung Memonitor Pencapaian Orang Lain

Meski tidak selalu negatif, beberapa perempuan kompetitif mungkin membandingkan diri dengan orang lain sebagai motivasi. Festinger (1954) dalam jurnal Social Comparison Theory menjelaskan bahwa perbandingan sosial bisa menjadi pendorong untuk berusaha lebih keras.

7. Menikmati Tantangan dan Kompetisi

Mereka tidak menghindar dari situasi kompetitif, melainkan melihatnya sebagai kesempatan untuk membuktikan kemampuan. Nicholls (1984) dalam teori Achievement Goal Theory membedakan antara orientasi tugas (task-oriented) dan orientasi ego (ego-oriented), di mana orang kompetitif sering kali memiliki kombinasi keduanya.

8. Memiliki Kemampuan Negosiasi yang Baik

Studi oleh Babcock & Laschever (2003) menunjukkan bahwa perempuan kompetitif cenderung lebih terampil dalam negosiasi, baik dalam hal gaji, proyek, atau keputusan penting lainnya.

Perempuan kompetitif dapat dikenali melalui dorongan prestasi, ambisi karier, dan ketahanan mental yang kuat. Namun perempuan kompetitif tidak selalu tampak secara eksplisit, melainkan terwujud dalam bentuk strategi sosial yang kompleks dan kadang tersembunyi. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#sifat #dunia kerja #Perempuan #kompetitif #psikologi #Ketahanan Mental #Self Improvement #perempuan unggul #karir #perempuan kompetitif