Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Tips Ampuh Agar Diterima Kerja, GenZ Harus Hindari 5 Sifat Ini. Apa Saja?

M. Nurcholis • Sabtu, 31 Mei 2025 | 20:54 WIB
Tes wawancara dalam melamar kerja sangat menentukan diterima dan tidaknya.
Tes wawancara dalam melamar kerja sangat menentukan diterima dan tidaknya.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Diakui atau tidak, sebagian perusahaan memang menghindari menerima pekerja usia GenZ. Banyak sekali alasan dan pertimbangan perusahaan menolak mereka saat melamar kerja.

Nah, untuk memudahkan bagi GenZ harapan dalam mendapatkan pekerjaan, perbanyak pengalaman. Bisa jugaembekali diri melalui magang secara mandiri atau pada proyek-proyek mandiri. Kembangkan personal branding yang kuat, perkuat soft skill dan hard skill.

Manfaatkan juga teknologi untuk membantu dalam mencari pekerjaan, jangan lupa wajib membangun kekuatan jaringan relasi lebih luas dengan komunikasi berhadapan secara langsung.


Sebaiknya para GenZ Menghindari 5 Sifat Berikut Ini:

1. Merasa Lebih Tahu Perkembangan Kemajuan Teknologi

Perkembangan kemajuan zaman saat ini, memang banyak perusahaan dan dunia kerja ikut menyesuaikan. Berbagai adaptasi untuk mempercepat aktivitas dilakukan. Akan tetapi, tidak semua perusahaan butuh itu. Tiap perusahaan tentu berbeda kebutuhan dukungan teknologinya. Maka, GenZ jangan menuntut kepada perusahaan harus serba teknologi. Bisa saja perusahaan belum butuh.

2. Merasa Pendidikannya Tinggi

Belum tentu pendidikan tinggi, nilai akademik bagus mampu mengimplementasikannya dalam kerja. Sebab, kebanyakan perusahaan lebih memilih tenaga-tenaga yang berpengalaman.

3. Menganggap Lebih Kompeten

Ini sering terjadi pada GenZ saat tes wawancara kerja. Masih idealis dengan menyandang ijazah sarjana atau pendidikan tinggi, merasa lebih kompeten dibanding tenaga-tenaga usia lebih tua darinya.

Biasakan diri dengan kolaborasi dan perbanyak interaksi dengan orang lain.
Biasakan diri dengan kolaborasi dan perbanyak interaksi dengan orang lain.

4. Merasa Sudah sesuai Keahlian yang Dibutuhkan

Jangan merasa lebih ahli di lingkup kerja. Sebab, dalam dunia kerja, kebanyakan perusahaan-perusahaan lebih mengutamakan kerja tim, kolaborasi antarkaryawan, atarbagian. Sehingga terkait keahlian itu levelnya bergeser di bawah kerja tim.

5. Berekspektasi Tinggi karena Pendidikan dan Pola Hidup

Para GenZ biasanya suka mengeluh bila diajak kerja berat sedikit saja. Rasa peduli terhadap rekan kerja di bagian lain sangat tipis. Sangat sulit untuk empati, dan kerjasama dalam tim. GenZ memiliki ekspektasi tinggi, dalam pikirannya kerja serba enak, gaji tinggi. Hal ini disebabkan karena saat di bangku kuliah/sekolah disuguhi dengan pola hidup yang serba kekinian, modern dan didapat dengan gampang. (cho)

Editor : M. Nurcholis