RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Di tengah kemajuan teknologi dan dating apps, ada satu tradisi leluhur yang tak pernah ditinggalkan oleh masyarakat Indonesia, khususnya Jawa: Menghitung Weton Jodoh.
Mengapa topik ini tak pernah basi? Karena bagi masyarakat Jawa, pernikahan bukan sekadar menyatukan dua hati, melainkan menyatukan dua energi alam semesta. Hitungan weton dalam Primbon Jawa dipercaya sebagai "analisis risiko" kuno untuk memprediksi pasang surut rumah tangga di masa depan.
Apakah Anda dan pasangan adalah match yang sempurna seperti "Ratu", atau justru harus waspada karena jatuhnya "Sujan"? Jangan tebak-tebakan, mari kita hitung menggunakan rumus pakem dari Kitab Betaljemur Adammakna.
Langkah 1: Ketahui Dulu Nilai Neptu Anda dan Pasangan
Sebelum masuk ke prediksi, Anda wajib mengetahui jumlah Neptu (nilai angka hari lahir). Ini adalah data dasar yang tidak boleh salah.
Baca Juga: Rahasia Weton Kamis Pon 29 Januari 2026: Puncak Rezeki 'Sumur Sinaba' dan Karakter yang Mengayomi
Gunakan tabel referensi di bawah ini untuk menghitungnya:
| Hari (Masehi) | Nilai | Pasaran (Jawa) | Nilai |
| Minggu | 5 | Legi | 5 |
| Senin | 4 | Pahing | 9 |
| Selasa | 3 | Pon | 7 |
| Rabu | 7 | Wage | 4 |
| Kamis | 8 | Kliwon | 8 |
| Jumat | 6 | ||
| Sabtu | 9 |
Contoh Simulasi:
-
Pria: Lahir Jumat Kliwon (6 + 8 = 14)
-
Wanita: Lahir Rabu Pon (7 + 7 = 14)
-
Total Nepture: 14 + 14 = 28.
Angka 28 inilah yang akan menjadi kunci ramalan nasib rumah tangga Anda.
Langkah 2: Cek Arti Hasil Penjumlahan Weton Jodoh
Setelah menjumlahkan neptu Anda dan pasangan, cocokkan hasilnya dengan 8 kategori nasib di bawah ini. Primbon membagi hasil akhir menjadi beberapa kategori, mulai dari yang sangat baik hingga yang penuh tantangan.
Baca Juga: Inilah 6 Weton yang Dipercaya Punya 'Daya Tarik' Khusus bagi Jin Menurut Primbon
1. PEGAT (Hasil: 1, 9, 10, 18, 19, 27, 28, 36)
Status: Waspada Tingkat Tinggi
Dalam bahasa Jawa, Pegat artinya putus atau cerai. Pasangan yang ketemu di angka ini diprediksi akan sering menemui masalah di kemudian hari. Masalahnya bisa beragam, mulai dari faktor ekonomi, kekuasaan, hingga hadirnya orang ketiga.
-
Saran: Bukan berarti dilarang menikah, namun pasangan ini butuh usaha ekstra keras dan kesabaran seluas samudra untuk mempertahankan hubungan.
2. RATU (Hasil: 2, 11, 20, 29)
Status: Sangat Istimewa (Couple Goals)
Ini adalah hasil yang paling dicari. Pasangan Ratu dianggap sebagai jodoh sejati. Mereka dihargai dan disegani oleh lingkungan sekitar. Rumah tangganya harmonis, dan saking serasinya, sering membuat iri banyak orang.
3. JODOH (Hasil: 3, 12, 21, 30)
Status: Sangat Baik
Sesuai namanya, pasangan ini memang "Jodoh". Mereka memiliki kecocokan karakter yang kuat. Mereka bisa menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing, sehingga rumah tangga bisa rukun sampai tua.
4. TOPO (Hasil: 4, 13, 22, 31)
Status: Bersakit-sakit Dahulu, Bersenang-senang Kemudian
Pasangan Topo akan mengalami kesulitan di awal pernikahan, biasanya terkait ekonomi atau penyesuaian karakter. Namun, jika mereka berhasil melewati "ujian" awal ini, ujungnya adalah kesuksesan dan kebahagiaan luar biasa.
5. TINARI (Hasil: 5, 14, 23, 32)
Status: Pembawa Rezeki
Kabar baik bagi Anda yang mendapat hasil ini. Tinari identik dengan keberuntungan finansial. Pasangan ini diprediksi akan mudah dalam mencari rezeki dan sering mendapatkan kebahagiaan yang tidak disangka-sangka.
6. PADU (Hasil: 6, 15, 24, 33)
Status: Sering Bertengkar
Rumah tangga pasangan Padu akan sering diwarnai percekcokan. Masalahnya sering kali sepele, tapi dibesar-besarkan. Namun, sisi positifnya adalah meskipun sering ribut, mereka jarang sampai bercerai. Istilahnya: Benci tapi Rindu.
7. SUJAN (Hasil: 7, 16, 25, 34)
Status: Waspada Perselingkuhan
Kategori ini cukup ditakuti. Sujan dalam Primbon sering dikaitkan dengan ancaman pertengkaran besar yang dipicu oleh ketidaksetiaan atau masalah perselingkuhan.
8. PESTHI (Hasil: 8, 17, 26, 35)
Status: Rukun dan Tentram
Pasangan Pesthi memiliki kehidupan rumah tangga yang rukun, adem ayem, dan tentram. Meskipun mungkin tidak sekaya pasangan Tinari, namun mereka sangat menikmati kebersamaan satu sama lain.
Sudut Pandang Bijak
Penting untuk diingat bahwa perhitungan weton adalah Ilmu Titen (ilmu pengamatan pola) yang disusun oleh leluhur Jawa untuk tujuan kehati-hatian (eling lan waspada).
Baca Juga: Mengenal Apa Itu Weton Idu Geni, Kata-katanya Dipercaya Mustajab
Jika hasil hitungan Anda jatuh pada kategori yang kurang baik (seperti Pegat atau Sujan), budaya Jawa biasanya menyarankan solusi berupa Ruwatan atau memilih hari pernikahan yang sangat bagus untuk "menutup" energi negatif tersebut.
Kesimpulan
Ramalan weton bukanlah vonis mati, melainkan peta navigasi. Jika peta menunjukkan "jalan berlubang", tugas Anda dan pasangan adalah menyiapkan "kendaraan" (mental dan iman) yang lebih kuat untuk melewatinya.
Apakah weton Anda dan pasangan termasuk kategori Ratu atau justru Topo? Share artikel ini ke pasangan Anda untuk mulai menghitung bersama! (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko