RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Sesi lokakarya melukis di Blora Creative Space (BCS) tidak hanya melatih siswa melukis, tetapi juga mengasah kemampuan literasi mereka. Para siswa sekolah dasar yang terlibat tidak sekadar melukis, tetapi juga mendeskripsikan apa yang dilukis.
Lokakarya yang diselenggarakan oleh Pungky Aji Sulistyo tampak diikuti oleh siswa dari SD Sasmita Edukasi dan beberapa siswa dari sekolah lain. Pelatihan tersebut berlangsung sejak Rabu lalu (5/11) hingga Minggu (9/11).
Para siswa tampak antusias. Mereka semangat menggoreskan krayon dan pewarna lain pada kertas. Bentuk lukisan mereka bermacam-macam. Tawa, canda, dan euforia tampak dari raut wajah siswa. Mereka tidak tertekan dan terbebani, bahkan terlihat sumringah.
Pungky Aji Sulistyo menjelaskan bahwa lokakarya itu diikuti sekitar 45 siswa dari berbagai sekolah, mulai dari kelas 1 sampai kelas 3.
"Ini tidak cuma melukis, mereka juga membubuhkan alasan melukis. Sehingga mereka belajar melukis dan literasi sekaligus," ujarnya.
Dalam lokakarya itu ada hal unik, di antaranya proses didahului dengan meremas kertas. Hal ini bertujuan untuk membuat siswa tidak takut salah.
Tujuannya agar cara pandang siswa tidak merasa dibatasi oleh bidang. Sehingga, mereka bisa melukis dengan bebas dan lepas.
"Temanya melukis cita-cita. Nah, yang menarik, yang mereka lukis tidak konvensional seperti jadi polisi. Malah banyak pilihan jadi YouTuber," tuturnya.
Dari keterangan siswa yang melukis dan ingin jadi YouTuber, ditarik benang merah bahwa siswa-siswi itu ingin terkenal.
"Mereka sampaikan dengan bahasa polos mereka yang jujur," imbuhnya. (hul/zim)
Editor : Yuan Edo Ramadhana