Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Misteri Ubalan Soko: Sinden Perempuan Dilarang, Pohon Dipercaya Bisa Dipenuhi Ular

Yuan Edo Ramadhana • Sabtu, 23 Agustus 2025 | 20:36 WIB
Sendang Ubalan di Desa Soko, Kecamatan Temayang (JEANY ANANDA/Dok. Unigoro for Radar Bojonegoro)
Sendang Ubalan di Desa Soko, Kecamatan Temayang (JEANY ANANDA/Dok. Unigoro for Radar Bojonegoro)

 

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COMSumber Ubalan di Desa Soko, Kecamatan Temayang, bukan hanya menjadi sumber air bersih dan lokasi wisata alam, tapi juga menyimpan kisah mistis yang masih diyakini warga hingga kini.

Menurut Ketua Pokdarwis Soko, Rusmiadi, sebagian area di sebelah barat Ubalan dipercaya sebagai tempat sakral dengan aturan khusus yang tidak boleh dilanggar.

“Di bagian barat Ubalan itu sakral, tidak boleh bernyanyi di sana. Selain itu, saat tradisi manganan, wayang memang digelar setiap setahun sekali, tapi sindennya harus laki-laki. Kalau memakai sinden perempuan, dipercaya pohon-pohon di sekitar akan dipenuhi ular,” ungkap Rusmiadi.

Baca Juga: Begini Asal-Usul dan Sejarah Desa Pandantoyo di Kecamatan Temayang, Bojonegoro

Tradisi manganan sendiri menjadi agenda tahunan warga Desa Soko sebagai bentuk rasa syukur. Dalam ritual tersebut, wayang menjadi sajian utama, namun aturan tentang sinden laki-laki tetap dijaga secara turun-temurun.

Kepercayaan ini kini menjadi bagian dari identitas Ubalan, menambah sisi budaya dan mistis selain fungsinya sebagai sumber air serta lokasi sedekah bumi. Masyarakat berharap, aturan adat yang diwariskan leluhur ini bisa terus dihormati agar nilai sakral Ubalan tetap terjaga. (jea-mgg/edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#air bersih #Soko #misteri #Wisata #sedekah bumi #sinden #Adat #temayang #wayang #wisata alam #sumber ubalan