Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Hari Ini Peringatan Hari Ayah Internasional, Lalu Kapan Hari Ayah Nasional? Ini Jawabannya

Yuan Edo Ramadhana • Senin, 16 Juni 2025 | 00:02 WIB
Photo
Photo

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Tanggal 15 Juni pada tahun 2025 dirayakan sebagai Hari Ayah Internasional. Mungkin Anda pernah bertanya di benak Anda, “Jika ada Hari Ayah di luar negeri, apakah ada Hari Ayah di Indonesia?”

Jawabannya tentu ada, dan serupa dengan Hari Ibu di Indonesia dan di penjuru dunia, tanggal perayaannya berbeda dengan latar belakang berbeda pula. Kebetulan juga, perayaan Hari Ayah di Indonesia tergolong baru, dan akan menginjak perayaan ke-9 pada tahun ini.

Sebagai pengingat, Hari Ibu di Indonesia diperingati setiap 22 Desember, dengan latar belakang penyelenggaraan Kongres Perempuan Indonesia perdana pada tahun 1928 pada tanggal tersebut. Hari Ibu Nasional sendiri ditetapkan pada Kongres Perempuan Indonesia ketiga pada tahun 1938.

Sementara Hari Ibu Sedunia diperingat setiap hari Minggu ketiga di bulan Maret, dengan latar belakang upaya Ann Reeves Jarvis yang berusaha mempersatukan keluarga yang terpecah akibat perang saudara Amerika Serikat (AS) pada tahun 1868, serta upaya mengenang perjuangan tersebut oleh anak Ann Reeves, Anna Jarvis pada 1908.

Sejarah Perayaan Hari Ayah Internasional

Sama seperti Hari Ibu Sedunia, Hari Ayah Sedunia berakar dari seorang wanita di Amerika Serikat yang ingin mengenang perjuangan orang tuanya. Alkisah, Hari Ayah Sedunia dicetuskan oleh Sonora Smart-Dodd.

Sonora terinspirasi untuk mengadakan Hari Ayah setelah mengikuti gelaran Hari Ibu Sedunia kedua pada 1909. Ibunda Sonora telah meninggal saat Sonora lahir, sehingga sang ayah yang juga tentara perang saudara AS, William Smart membesarkan Sonora dan keempat saudarinya seorang diri hingga akhir hayatnya.

Awalnya Sonora menggagas agar Hari Ayah dirayakan setiap 19 Juni, sesuai tanggal ulang tahun ayahnya. Perlahan namun pasti, pemikiran dan gagasan Sonora menyebar ke penjuru Amerika meskipun tidak semua orang merayakannya.

Akhirnya Hari Ayah baru ditetapkan sebagai Hari Nasional di AS pada 1972. Melalui dekrit Presiden AS kala itu, Richard Nixon, Hari Ayah ditetapkan jatuh setiap hari Minggu ketiga di bulan Juni, serupa dengan Hari Ibu setempat yang jatuh di hari Minggu ketiga Maret.

Sejarah Perayaan Hari Ayah Nasional

Sementara menurut Kemendikbudritek, Hari Ayah di Indonesia digagas oleh organisasi Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP) di Solo, melalui sayembara lomba menulis surat untuk ibu. Beberapa peserta sayembara  memiliki pemikiran yang simpel, namun mengena: Jika ada Hari Ibu, kenapa tidak ada Hari Ayah?

Berangkat dari pemikiran tersebut, PPIP melakukan audiensi dengan DPRD Surakarta untuk menanyakan tentang ada atau tidaknya peringatan Hari Ayah sebelumnya. Berhubung jawaban yang diperoleh kurang memuaskan, PPIP mengadakan kajian mandiri.

Akhirnya setelah kajian yang cukup panjang, PPIP melakukan deklarasi Hari Ayah di Solo dan Maumere, Nusa Tenggara Timur pada 2016. Sejak deklarasi tersebut, 12 November ditetapkan sebagai Hari Ayah Nasional. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#amerika serikat #hari ayah sedunia #hari ibu sedunia #Perempuan #indonesia #Hari Ayah Internasional #Putra #peringatan #hari ibu nasional #hari ayah nasional #hari ibu #hari ayah