Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Kapal Motor Penumpang (KMP) Drajat Ramai Penumpang Selama Libur Lebaran dalam Seminggu Tiga Kali Pemberangkatan

Hakam Alghivari • Kamis, 18 April 2024 | 23:45 WIB
RAMAI SAAT ARUS MUDIK DAN BALIK: Pelabuhan Paciran menyediakan KMP Drajat untuk jalur Kalteng dan Sulsel.
RAMAI SAAT ARUS MUDIK DAN BALIK: Pelabuhan Paciran menyediakan KMP Drajat untuk jalur Kalteng dan Sulsel.

LAMONGAN, Radar Lamongan - Kapal Motor Penumpang (KMP) Drajat ramai penumpang selama libur lebaran. KMP Drajat melayani rute Pelabuhan Paciran - Pelabuhan Bahaur Kecamatan Kamayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah dan Paciran – Garongkong, Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lamongan Heruwidi, menjelaskan, dari hasil koordinasi dengan petugas di lapangan, ada tiga kali penyeberangan selama satu minggu untuk mengangkut pemudik dari Bahaur ke Paciran.

Jika penumpang dan kendaraan menumpuk, maka bisa ditambah jadwal pemberangkatannya. Heruwidi menuturkan, peminat mudik menggunakan jalur laut masih tinggi.

Mereka yang berada di luar Jawa hendak ke Lamongan biasanya membawa banyak barang. “Kalau dari luar Jawa biasanya memilih pakai jalur laut karena bawa kendaraan,” jelasnya.

Menurut dia, rute ke Garongkong, Sulawesi Selatan tergolong baru. Namun, peminatnya sudah banyak. Setiap minggunya, ada satu kali pemberangkatan. Pengaturan jadwal keberangkatan maupun tiba menjadi kewenangan provinsi.

Dishub kabupaten hanya membantu koordinasi. Heruwidi bersyukur penyeberangan ramai. Minimal, kondisi tersebut akan mendongkrak ekonomi warga setempat. “Kalau pelabuhannya ramai, transportasi di sekitar pelabuhan juga ikut ramai dan penjual di sana mendapatkan rezeki juga,” terangnya.

 

Masa angkutan lebaran, 3 - 18 April. Keputusan itu berdasarkan proyeksi mobilisasi pemudik yang lebih banyak tahun ini.

Terkait gempa yang terjadi beberapa waktu lalu di wilayah Bawean, Gresik, Heruwidi memastikan  tidak memengaruhi jumlah pemudik yang ingin pulang.

Penyeberangan dari Bawean ke Lamongan selama lebaran dilakukan setiap hari karena tingginya penumpang dan menumpuknya kendaraan. “Alhamdulillah tidak berdampak signifikan dan semoga lancar semua,” harapnya. (rka/yan)

Editor : Hakam Alghivari
#jalur laut #Transportasi #kmp #penumpang #Lebaran #idul fitri #dinas perhubungan #lamongan #mudik #kapal motor