LAMONGAN, Radar Lamongan – Lelang pembongkaran Stadion Surajaya sudah dibuka sejak minggu lalu. Pemenang lelang dengan nilai kontrak sekitar Rp 2,6 miliar tersebut sudah ditentukan. Pantauan wartawan Radar Lamongan, sudah terdapat alat berat di depan stadion yang menjadi homebase Persela tersebut. Rencananya Stadion Surajaya akan mulai dibongkar minggu ini.
Kepala Badan Pengelolaan Kekayaan Aset Daerah Lamongan, Khusnul Yaqin menjelaskan, untuk lelang stadion dilakukan minggu lalu. Sebelumnya sudah dilakukan perhitungan appraisal yakni proses penaksiran harga sebelum dibeli, dijual, atau dilelangkan. Sehingga harga lelang harus sesuai dengan perhitungan agar tidak rugi.
Dia mengatakan, setelah dibuka ada beberapa penawaran dan diambil yang tertinggi. Surat perintah kerja (SPK) akan diterbitkan pada Rabu (27/12). ‘’Kalau sudah SPK nanti bisa dilakukan pekerjaan (pembongkaran, Red), jadi aset ini dilelang dan uangnya masuk ke kas daerah,’’ ujar Khusnul, sapaan akrabnya.
Dia menuturkan, setelah pembongkaran selesai, akan dipenuhi mengenai penghapusan aset. Hal itu seperti yang dibutuhkan oleh Kementrian PUPR. ‘’Karena stadion ini merupakan aset daerah dan akan dibongkar untuk dibangun baru oleh kementerian, sehingga asetnya akan segera diselesaikan,’’ ucap Khusnul.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lamongan, Erwin Sulistya Pambudi membenarkan, kemarin mulai didatangkan alat berat untuk pembongkaran stadion yang direncanakan mulai dilaksanakan Hari Rabu. Bangunan Stadion Surajaya nanti akan dihancurkan seluruhnya. Sehingga kementerian bisa melakukan pekerjaannya dengan mudah.
Disinggung terkait kios di depan stadion. Erwin mengaku untuk sementara pedagang akan berjualan di sisi barat stadion. Sebab, diakuinya, selama proyek pembangunan, pekerja bisa makan di warung tersebut.
‘’Rencana kami pindah ke barat sementara, nanti konsultasi lagi dengan penyelenggara kegiatan, berapa radius lokasi yang harus steril, jika tidak mengganggu akan kami tempatkan di sisi barat,’’ terangnya.
Erwin menuturkan, pembangunan stadion nanti direncanakan satu lantai. Kemudian untuk kapasitas terakhir yang disampaikan sekitar 12 ribu penonton, dengan menggunakan single seat seluruhnya.
Menurut dia, untuk pekerjaan nanti tidak hanya di lingkup stadion saja, tapi juga kawasannya. Sehingga jika pembangunan sudah selesai, maka masyarakat bisa jogging di halaman stadion.
‘’Semoga tahapan semuanya berjalan lancar, sehingga mimpi untuk memiliki stadion standar FIFA segera terealisasi,’’ harap Erwin. (rka/ind)
Editor : Hakam Alghivari