LAMONGAN, Radar Lamongan – Hujan deras disertai angin kencang, mengakibatkan pohon randu alas di Desa Tambakmenjangan, Kecamatan Sarirejo tumbang, Sabtu malam (4/11) sekitar pukul 19.25 WIB. Pohon berukuran besar tersebut menimpa satu gedung terdiri dari tiga ruangan di SDN 1 Tambakmenjangan. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
‘’Pohon ini tumbang mengarah ke SDN 1 Tambakmenjangan, yang mengakibatkan atap dan bangunannya rusak,’’ tutur Kalaksa BPBD Lamongan, Joko Raharto kepada Jawa Pos Radar Lamongan.
Akibat kejadian tersebut, kerugian diperkirakan mencapai Rp 300 juta. Evakuasi dan pembersihan pohon baru bisa dilaksanakan Minggu (5/11). ‘’Tadi (kemarin, Red) pagi teman-teman BPBD dibantu oleh kecamatan, Satpol PP, Muspika, Kades, dan masyarakat untuk memotong pohon randu alas yang tumbang,’’ ujarnya.
Intensitas hujan beberapa hari ini cukup tinggi, yang disertai dengan angin kencang. Hal itu membuat sejumlah pepohonan rawan tumbang. Pohon tumbang juga terjadi di depan Stasiun Lamongan dan menimpa kabel. Joko memastikan, pohon tumbang tersebut sudah dievakuasi oleh petugas.
Joko menjelaskan, sebelumnya juga terjadi pohon tumbang di depan Rumah Sakit Karangkembang Babat, Jumat (3/11). ‘’Kejadian sore, tidak ada korban jiwa, hanya rusak ringan, karena hanya menimpa pagarnya rumah sakit,’’ imbuhnya.
Joko mengatakan, musim pancaroba dari kemarau ke penghujan berpotensi terjadi angin kencang. Sehingga, dia mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.
‘’Diharapkan masyarakat menghindari tempat yang kemudian rawan terjadinya efek dari angin kencang dan pohon tumbang,’’ imbaunya.
Masyarakat juga diminta untuk memangkas pepohonan yang dirasa rapuh di sekitar pemukiman. ‘’Kami juga berkoordinasi dengan OPD lain, untuk melakukan hal sama,’’ pungkasnya. (sip/ind)
Editor : Hakam Alghivari