Untuk tanam kedua petani tidak ada masalah lagi dengan kebutuhan air, tutur Kepala PUSDA Lamongan, Gunadi kepada Jawa Pos Radar Lamongan, Rabu (7/6).
Seperti diketahui, musim kemarau kini menyelimuti Kota Soto. Petani yang hendak tanam kedua terkendala air saat musim kemarau ini. Sehingga Dinas PUSDA sebagai pengelola irigasi di Lamongan, mencari solusi atas permasalahan tersebut.
Dari situlah, akhirnya bersama-sama melakukan pembahasan bersama warga, dan pengelola bendungan untuk mencari solusi jalan tengah, ucapnya.
Dengan dibukanya dua waduk ini, tidak ada kendala air di musim tanam kedua ini. Seperti diketahui, Lamongan menjadi salah satu penopang produktivitas pertanian secara nasional. Hingga kini petugas waduk tetap melakukan kontrol ketersediaan air di sana.
Kedua waduk tersebut tentunya sudah dibuka dan airnya mengalir ke saluran yang sudah tersedia, terangnya. (mal/ind) Editor : M. Yusuf Purwanto