LAMONGAN, Radar Lamongan - Pemeliharaan tugu pembatas di Lamongan dianggarkan Rp 199 juta. Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Lamongan, Edy Yunan Achmadi, menjelaskan, pemeliharaan tugu pembatas dianggarkan setiap tahun.
Alokasi pemeliharaannya tidak banyak karena bangunan tugu masih baru. “Untuk tugu pembatas ini kan secara bertahap, sudah ditambah simbol paduraksa. Sekarang butuh perawatan saja,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan.
Yunan mengatakan, sembilan titik tugu kabupaten sudah diperbaiki semua. Tahun ini, hanya dianggarkan pemeliharaan untuk empat pembatas kabupaten dan tiga kecamatan. Di antaranya, tugu batas Kabupaten Lamongan - Gresik di Kecamatan Deket, Mantup-Mojokerto, Ngimbang-Jombang, dan Glagah-Gresik. Sementara tugu batas kecamatan terdiri atas tugu batas Lamongan - Deket, Lamongan - Tikung, dan Mantup –Balongpanggang, Gresik.
Nilai pemeliharaan setiap titik berbeda, menyesuaikan kondisi tugu. Yunan mencontohkan tugu batas kabupaten di Kecamatan Deket yang akan diperbaiki tamannya dan dirawat untuk menambah kesan cantik. “Kita bekerjasama dengan lintas sektor untuk perbaikan taman, tapi kita membantu untuk menambah lampu juga,” terangnya.
Yunan mengatakan, ada beberapa tugu yang mendesak untuk didahulukan. Seperti perbaikan kecamatan ada tiga yang dikover oleh APBD untuk tahun ini. “Kalau tahun lalu kita fokus untuk pembatas kabupaten, ternyata tahun ini kecamatan juga butuh disentuh. Sebab untuk infrastrukturnya sudah baik jadi harus didukung dengan pembatas yang cantik,” tuturnya. (rka/yan) Editor : M. Yusuf Purwanto