Di kandang berukuran 3 meter x 5 meter ini, terdapat 10 ekor betina, tiga jantan, dan 10 ekor ayam berukuran sedang. Di atanya terdapat kandang lagi yang dibagi empat. Setiap kandang berisi satu indukan jantan. Sedangkan, untuk anakan ditaruh tempat tersendiri, yang diberikan lampu sebagai penghangat.
Rizki, sapaan akrabnya awalnya mengagungi keindahan ayam putih. Setelah memahami perawatan dan pengembangannya, dia mencoba peruntungan membudidayakan ayam putih pada Tahun 2019.
Rizki menilai ayam putih memiliki pangsa pasar besar. Selain untuk memperindah taman, ayam putih juga kerap digunakan untuk acara slametan dan pengobatan. Yakni menjadi salah satu syarat untuk menghilangkan pengaruh guna-guna.
‘’Sesuai pengalaman, ada yang cari untuk pengobatan dan slametan,’’ tuturnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan.
Untuk menghimpun para pehobi, komunitas PAPL dibentuk sekitar Tahun 2021. Kini, komunitas PAPL memiliki 22 anggota, yang intens berkumpul sebulan sekali. ‘’Dengan tujuan utama silaturahmi antar peternak, kemudian sharing masalah ayam. Menjadi wadah untuk pemula yang inin belajar,’’ ucap pria berusia 26 tahun ini.
Terdapat tiga jenis ayam yang diternaknya. Meliputi ayam pelung, ayam putih tembus, dan ayam putih mulus. Rizqki menjelaskan, ayam putih tembus memiliki warna putihnya selaras dari kaki, paruh, hingga bulunya berwarna putih. Sedangkan, ayam putih mulus memiliki warna kuni di kaki dan paruhnya.
‘’Kalau ayam pelung, jenggernya besar, kemudian postur tubuh juga lebih besar,’’ terangnya sambil menunjukkan ayam peliharaannya.
Ayam pelung ini banyak dicari, karena karakter suara saat berkokok lebih panjang. Hal itu membuat ayam pelung kerap diikutkan perlombaan. ‘’ Yang dicari itu berkokok panjang,’’ imbuhnya.
Perawantannya sama seperti ayam pada umumnya. Namun yang lebih rutin saat memandikan ayam, guna menjaga kualitas bulu. Bulu putih gampang kotor, membuat harus dimandikan seminggu sekali. ‘’Perawatan kandang disemprot disinfektan, musim tertentu ada obat tertentu,’’ katanya.
Saat pergantian musim dari kemarau ke penghujan, membuat ayam putih juga mengalami penurunan kekebalan tubuh. Rizki memiliki cara tersendiri untuk menjaga kekebalan tubuh ayam putih peliharaannya. ‘’Biasanya diberikan jamu alami kunir dan kencur, bisa diblender atau diparut, dicampur pakan,’’ tuturnya.
Sedangkan, cara mengawinkan ayam putih ada dua cara. Yakni perkawinan liar dan perkawinan demekan (duduk). Pada proses perkawinan demekan, ayam betina dipegang yang selanjutnya ayam putih jantan menaiki betina.
Menurut dia, peternak ini lebih sering menggunakan cara perkawinan demekan, untuk mencetak anakan jantan. Caranya dengan melakukan perkawinan demekan pada siang sampai sore hari.
‘’Jadi biar 90 persen ketemu anakan jantan ini,’’ ujarnya.
Betina ayam putih biasanya menghasilkan sebanyak delapan hingga 13 butir telur. Waktu pengeraman membutuhkan waktu sekitar 21 hari. Perawatan anakan dengan memberikan lampu untuk penghangatan.
Anakan ayan putih berusia satu minggu memiliki harga Rp 30 ribu sampai Rp 50 ribu per ekor. Sedangkan, ayam putih dewasa memiliki harga berkisar antara Rp 300 ribu hingga Rp 2 juta per ekor.
‘’Makin mahal, dilihat ayam putih dari postur badan tinggi tegap, ekor panjang sampai ke bawah, kemudian keselarasan warna putih,’’ terang Rizki. (sip/ind) Editor : M. Yusuf Purwanto