Berencana Jalin KSO dengan Swasta
LAMONGAN, Radar Lamongan - Pemkab Lamongan bakal membangun kolam renang berstandar internasional, yang rencananya mulai direalisasikan tahun depan. Untuk tahap perencanaan dan detail engineering design (DED) sudah dilaksanakan tahun ini dengan anggaran Rp 94 juta. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lamongan Kandam menuturkan, pembuatan DED sebenarnya sudah selesai, yang hanya tersisa pengkajian.
Rencananya kolam dibangun di tanah belakang Sport Center Lamongan (SCL). Tujuannya agar fasilitas olahraga ini bisa berdekatan dan tersentral di satu titik. Termasuk perbaikan lapangan badminton yang dikerjakan tahun ini agar bisa dimanfaatkan dengan baik.
‘’Untuk fasilitas, kita persiapkan sebaik mungkin, dengan harapan bisa menunjang prestasi atlet ke depannya,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (25/11).
Menurut dia, pembangunan kolam renang ini untuk memfasilitasi atlet renang Lamongan untuk latihan. Sehingga, ke depan semakin banyak atlet renang berprestasi dari Lamongan. Apalagi, Lamongan belum memiliki kolam renang berstandar internasional. Dalam pembangunan nanti rencana akan kerja sama operasi (KSO) dari pihak swasta sebagai investor.
‘’Kalau kebutuhan biaya estimasi bisa Rp 7 miliar, sehingga kita butuh investor untuk mendukung program ini,” terang Kandam.
Kolam renang berstandar internasional ini normalnya memiliki panjang 50 meter, lebar 25 meter, dengan lebar lintasan kolam 2,5 meter, dan temperatur airnya juga diatur. Karena itu, Kandam mengku untuk proses DED ini akan dibuat sebaik mungkin, agar pembangunannya bisa terealisasi secepatnya.
‘’Kita terbuka untuk pihak swasta yang mau bekerjasama, karena tujuannya untuk memfasilitasi para atlet juga masyarakat,” imbuhnya.
Terkait teknis, Kandam menambahkan akan disesuaikan ketika pembangunan. Sebab, nantinya kolam ini harus memenuhi standar yang ditetapkan untuk latihan atlet. Termasuk tingkat kedalaman dan juga bangunannya harus bisa meminimalisasi risiko kecelakaan.
‘’Masih perencanaan, kalau sudah dianggarkan akan dikonsultasikan lagi untuk hasil terbaik,” ucapnya. (rka/ind) Editor : M. Yusuf Purwanto