Bupati Yes Raih Nirwasita Tantra 2021

M. Yusuf Purwanto • Dipublikasikan Kamis, 21 Juli 2022 | 15:57 WIB
MEMBANGGAKAN: Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Ketua DPRD Lamongan Abdul Ghofur saat menerima penghargaan Green Leadership 2021. (DOKUMENTASI PROKOPIMKAB LAMONGAN)
MEMBANGGAKAN: Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Ketua DPRD Lamongan Abdul Ghofur saat menerima penghargaan Green Leadership 2021. (DOKUMENTASI PROKOPIMKAB LAMONGAN)
LAMONGAN, Radar Lamongan - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menerima langsung penghargaan Nirwasitha Tantra 2021, yang diraih atas kepedulian terhadap isu lingkungan kategori pemerintah daerah kabupaten besar dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI di Auditorium Gedung Manggala Wana Bakti Jakarta kemarin (20/7).

 

Kabupaten Lamongan berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus, yakni kategori pemerintah daerah, eksekutif, dan legislatif. Penghargaan yang dikenal dengan Green Leadership ini diberikan kepada kabupaten yang paham terhadap isu lingkungan, merespon terkait masalah lingkungan, serta berinovasi dalam menjawab persoalan lingkungan hidup.

 

‘’Alhamdulillah kinerja Lamongan terus menorehkan prestasi dan mendapatkan apresiasi dari semua pihak, bahkan pemerintah pusat. Penghargaan ini akan dijadikan pemacu semangat untuk terus melahirkan inovasi dan mengimplementasikannya dengan baik,” tutur Bupati Yes, sapaan akrab Yuhronur Efendi.

 

Menurut Bupati Yes, penghargaan ini sebagai bonus. Sebab, yang utama adalah keberhasilan Lamongan dalam menuntaskan isu lingkungan. Pada Tahun 2021, Lamongan memiliki 4 isu lingkungan. Yakni, pengelolaan sampah yang belum optimal, banjir, kekeringan, penurunan kualitas air, dan pengalihan fungsi lahan.

 

Dari empat isu lingkungan tersebut, melahirkan sejumlah inovasi seperti sampahku tanggungjawabku (Samtaku). Gerakan ini mampu mengurangi sampah dari 52 ton per hari menjadi 20 ton per hari, yang mampu menambah nilai ekonomi sampah dengan rerata Rp 1 miliar per tahun.

 

Terkait banjir dan kekeringan, Pemkab Lamongan melakukan penanganan serius, dengan membuat sejumlah kebijakan dan komitmen dalam melakukan penanganan berkelanjutan. Salah satunya dengan mengembangkan desa tangguh bencana.

 

Kemudian untuk menjaga kualitas air permukaan, dilakukan pemantauan secara berkelanjutan menggunakan onlimo. Hasilnya, indkes kualitas air dari 66,67 terus mengalami kenaikan hingga 68,18.

 

Termasuk untuk alih fungsi lahan dan berkurangnya area resapan, Pemkab Lamongan berkolaborasi dengan semua pihak melalui program Lamongan green school, konservasi kawasan pesisir, hingga pembangunan taman tematik.

 

‘’Saya sampaikan terima kasih atas dukungan dan kontribusi semua pihak. Sehingga Kabupaten Lamongan menerima penghargaan Nirwasita Tantra 2021 dari Kementrian LHK sebagai pemerintah daerah urutan pertama nasional kategori Kabupaten besar,” terangnya.

 

Penghargaan diberikan langsung oleh Wakil Menteri LHK RI Slue Dohong kepada Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Ketua DPRD Lamongan Abdul Ghofur, dan didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Anang Taufik.  (rka/ind) Editor : M. Yusuf Purwanto
penghargaan bupati yes Terima Kasih Nirwasita Tantra 2021 lamongan Dukungan