Nasirudin mengingatkan ada beberapa hal larangan ketika mengunjungi Makam Mbah Andansari dan Mbah Andanwangi. Dia mengenang cerita saat masih duduk di bangku SD. Nasirudin menceritakan terdapat seseorang yang berbicara kotor dan memiliki niat jahat saat melintasi makam tersebut.
‘’Maka Mbah Andansari dan Andanwangi ini akan mengintakan lewat temparan. Itu teringat sejak dulu,’’ tuturnya.
Makam tersebut hanya terdapat pagar. Nasirudin mengaku makam pernah dua kali diberi atap. Namun, tiba-tiba roboh. Selain itu, menurut dia, jika ada aturan di lingkungan yang kurang baik, maka biasanya akan ada sosok merasuki tubuh orang.
‘’Mengingatkan warga sekitar, terkait hal yang dirasa kurang baik ,’’ terangnya. (sip/ind) Editor : M. Yusuf Purwanto