‘’Dengan adanya banyak keunikan yang dimiliki ayam serama, banyak masyarakat atau peternak ayam senantiasa mengadakan kontes kecantikan untuk menambah daya tarik ayam serama tersebut,’’ terang salah satu pecinta ayam serama di Lamongan Rafi Nur Rahmad Rezqi.
Bahkan, kontes ayam serama tak hanya tingkat regional, tapi juga tingkat nasional juga. Rafi menuturkan, masa birahi menjadi masa ayam serama tampil maksimal saat diikutkan kontes.
‘’Jadi sebelum diikutkan kontes, biasanya akan dipisah dari sang betina selama satu minggu, supaya meningkatkan birahinya,’’ katanya.
Selama kontes berlangsung ayam serama harus berkontsentrasi dan harus bisa bergaya. Misalkan melemparkan sayap ke depan dan mengangkat dada.
‘’Berkokok lantang di atas meja karpet hijau dan mengebaskan sayapnya,’’ tuturnya.
Rafi memiliki sejumlah tips menyiapkan ayam serama untuk kontes. Agar bisa bergaya di atas meja, yakni dengan membiasakan ayam serama di atas meja karpet hijau dan di kasih sangkar bulat.
‘’Serta melatih sayap supaya bersedia melempar sayap atau mengebaskan sayap. Dengan cara mengelus sayap ke depan dengan rutin dan pelan-pelan, kemudian rutin memijat dada ayam dengan pelan dan halus, biar ayam terbiasa menegakkan dadanya,’’ ucapnya.
Rafi menjelaskan, perawatan ayam serama yang khusus kontes dan yang diternak Berbeda. Salah satunya dari segi kandang. Untuk menjaga ayam tidak rusak, perlu disiapkan kadang persegi. Satu ayam serama ditempatkan di kandang persegi berukuran 50 cm x 50 cm.
‘’Jadi perawatannya gampang-gampang susah mas, apalagi yang di prospek buat kontes,’’ ujarnya.
Selain itu, pakan untuk kontes juga berbeda. Ayam serama yang untuk kontes perlu makanan khusus beras merah dan jangkrik.
‘’Beras merah ini biar kenyang, namun tidak membuat gemuk, karena mempengaruhi di kontes masuk kelas apa,’’ katanya. ‘’Ayam kontes perlu di mandikan seminggu sekali,’’ imbuhnya.
Beberapa penilaian dalam kontes ayam serama. Pertama keseimbangan atau kesetabilan ayam serama saat di atas panggung meja. Kemudian dada yakni keseimbangan ayam serama saat mengangkat dada. Serta, galak atau keaktifan ayam serama saat di atas panggung. Tubuh ayam serama harus sempurna bulat dan membentuk love dan tidak boleh rusak. Ekornya tidak boleh miring dan harus lurus ke atas dan jenggernya harus banyak garis.
‘’Jadi saat kontes ayam serama tidak boleh mematok meja karpet,’’ terangnya.
Untuk ekor, yang dinilai yaitu ekor yang rapi tidak miring dan harus lurus keatas, ada juga di penilaian bulu, dimana bulu harus bersih rapi dan halus.
‘’Selain itu kaki harus tegak dan seimbang,’’ tuturnya. (sip/ind) Editor : Khorij Zaenal Asrori